Debarkasi Banjarmasin Siap Terima Jemaah Haji Mulai 15 Juni, Pulang Disambut Soto Banjar & Sate
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kepulangan jemaah haji melalui Debarkasi Banjarmasin dijadwalkan dimulai pada 15 Juni hingga 8 Juli 2025. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh Kementerian Agama Kalimantan Selatan bersama pihak-pihak terkait dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel sekaligus Ketua PPIH, Dr. H. Muhammad Tambrin, menyatakan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan, termasuk secara daring, untuk memastikan seluruh rangkaian proses berjalan lancar.
“Kami sudah beberapa kali menggelar Zoom meeting dengan jajaran Kemenag, pemerintah daerah, petugas kloter, dan pihak terkait lainnya,” ujar Tambrin, Jumat (13/6/2025).
Penjemputan jemaah dilakukan sekitar satu jam sebelum pesawat mendarat di Bandara Syamsudin Noor. Sebanyak 10 bus dan 1 bus cadangan disiapkan untuk mengangkut jemaah dari bandara ke Asrama Haji.
BACA JUGA:Tangis Kakek Pecah di Samping Jenazah Cucu: Lusi Diduga Tewas Dibunuh Suami Setelah Cekcok Rumah Tangga
Setibanya di bandara, petugas kloter akan menyerahkan dokumen kedatangan kepada tim PPIH. Jemaah lalu diarahkan menuju bus, sementara jemaah yang membutuhkan bantuan khusus (seperti pengguna kursi roda) akan menggunakan kendaraan tersendiri.
“Seluruh rombongan akan diberangkatkan ke Asrama Haji secara beriringan,” jelas Tambrin.
Disambut Soto Banjar dan Sate
Di Asrama Haji, jemaah akan melewati pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum mengikuti acara penerimaan di Aula Jeddah. Acara ini meliputi sambutan dari Gubernur atau Ketua PPIH, doa bersama, serta penutupan singkat.
Setelah acara, jemaah akan menikmati hidangan khas Kalimantan Selatan seperti soto Banjar dan sate di Gedung Jabal Rahmah sebelum beristirahat di kamar masing-masing.
Paspor jemaah akan dibagikan oleh petugas kloter setelah melalui proses pemeriksaan dari pihak Imigrasi.
Difasilitasi Pemerintah Daerah
Proses pemulangan ke daerah asal difasilitasi langsung oleh pemerintah kabupaten/kota. Barang bagasi jemaah akan dikirim secara berjenjang, dari bandara ke PPIH lalu diteruskan ke panitia daerah masing-masing.
“Harapan kami, seluruh proses berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga jemaah kembali ke rumah dalam keadaan sehat,” pungkas Tambrin.(Wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad