WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Pernahkah Anda merasa terguncang saat melewati jembatan meski jalan sebelumnya mulus beraspal? Tak sedikit masyarakat yang bertanya-tanya: mengapa bagian jembatan tidak dilapisi aspal seperti jalan raya di sekitarnya? Apakah ini kelalaian? Atau justru disengaja?
Pertanyaan ini akhirnya dijawab langsung oleh pihak yang paling berwenang.
Ini Alasannya!
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Balangan, Rina Ariyani, mengungkapkan bahwa tidak dilapisinya jembatan dengan aspal bukan karena kurangnya perhatian, melainkan pertimbangan teknis yang sangat penting.
“Justru kalau dipaksakan diaspal, bisa berdampak buruk bagi jembatan itu sendiri,” tegasnya.
BACA JUGA:Tragedi Subuh di Kapuas! Pemuda Penjual Nasi Goreng Tewas Tabrak Truk Mogok di Jalan Gelap
Aspal Bisa Menjadi Beban Tambahan!
Menurut Rina, struktur jembatan — terutama yang ringan — dirancang dengan ketelitian tinggi agar mampu menahan beban kendaraan yang melintas. Penambahan aspal di atasnya justru menambah beban mati pada struktur jembatan, yang bisa memperpendek umur teknis jembatan itu.
“Bayangkan jembatan itu seperti tulang rapuh yang tidak boleh diberi beban lebih dari kapasitasnya,” ujarnya.







