Motif Burung Anggang Cetar di Catwalk! Kain Sasirangan HST Makin Bersinar Lewat Fashion Show Dekranasda
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Kain sasirangan motif burung anggang sukses mencuri perhatian dalam fashion show yang digelar pada rangkaian acara pengukuhan Ketua dan pelantikan pengurus Dekranasda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) masa bakti 2025–2030. Acara berlangsung meriah di Pendopo Bupati HST, Selasa (10/6/2025).
Fashion show ini tak hanya menampilkan koleksi kain khas lokal, tetapi juga menjadi ajang peluncuran katalog kain sasirangan terbaru karya para pengrajin HST.
Ketua Dekranasda HST, Deni Era Yuliyantie, menyampaikan bahwa motif burung anggang sengaja diangkat karena sarat makna dan menjadi ikon khas Kota Barabai.
“Kami memperkenalkan motif burung anggang sebagai identitas daerah, sekaligus meluncurkan katalog kain sasirangan dari pengrajin lokal HST,” ungkapnya.
BACA JUGA:Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu Resmi Berganti! AKP Taufan Gantikan AKP Agung dalam Upacara Sertijab
Motif burung anggang terinspirasi dari Tugu Burung Anggang yang menjadi simbol kota. Desain ini diyakini memiliki nilai filosofis mendalam serta potensi untuk menjadi kebanggaan masyarakat Hulu Sungai Tengah.
Salah satu pegiat kreatif dan perwakilan Nanang Galuh HST, Rahmat, turut mendukung inisiatif ini.
“Ini adalah cara cerdas untuk mempromosikan budaya lokal. Fashion show seperti ini efektif memperkenalkan wastra daerah ke publik yang lebih luas, bahkan bisa tembus pasar nasional,” ucapnya.
Ajang ini juga menjadi wadah ekspresi bagi generasi muda. Salah satunya, Nada Zakiya Mahsula Achmad, mahasiswi Poltekkes Banjarmasin sekaligus finalis Putri Anggrek HST, tampil anggun sebagai peragawati.
“Bangga sekali bisa memperkenalkan kain sasirangan motif burung anggang. Ini pengalaman berharga dan penuh rasa percaya diri,” ujar Nada antusias.
Fashion show ini disambut hangat oleh para tamu undangan, termasuk Forkopimda HST, Ketua Dekranasda kabupaten/kota tetangga, serta masyarakat umum yang turut hadir. Ke depan, Dekranasda HST berharap motif-motif lokal seperti burung anggang semakin dikenal, digunakan, dan menjadi ikon yang membanggakan dari Hulu Sungai Tengah.(Wartabanjar.com/Adew)
editor: nur muhammad