Besok Ada Bulan Purnama Langka Strawberry Moon, Bisa Dilihat di Indonesia Sepanjang Malam

 

Mengutip aneka sumber, Selasa (10/6/2025), nama ini berasal dari suku asli Amerika seperti Algonquin yang menyebut purnama Juni sebagai Strawberry Moon, sebab di waktu tersebut bertepatan dengan musim panen stroberi.

BACA JUGA: Ribuan Orang dari Berbagai Negara Akan Unjuk Rasa Bobol Blokade Israel di Rafah

Jadi, nama ini bukan karena warnanya, tetapi lebih pada momen alam yang terjadi saat itu.

Warnanya unik

Strawberry Moon terlihat berwarna merah muda atau oranye saat terbit, sebab posisinya rendah sehingga cahaya Bulan harus melewati lebih banyak atmosfer Bumi.

Partikel seperti debu atau asap di udara bisa membuat cahayanya tampak lebih hangat atau berwarna.

Bulan Purnama Langka

Fenomena Strawberry Moon ini terbilang langka, sebab hanya terjadi tiap 18,6 tahun sekali.

Strawberry Moon 2025 ini disebut akan terlihat sangat rendah di langit, bahkan posisinya terendah sejak 2006.

Hal ini terjadi karena kita sedang berada dalam siklus major lunar standstill atau fenomena langka yang terjadi setiap 18,6 tahun akibat kemiringan orbit Bulan yang berubah perlahan karena tarikan gravitasi Matahari. (yayu/berbagai sumber)

Editor: Yayu