WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Aksi kriminal kembali mengguncang Tanah Laut. Seorang pelaku begal dihajar warga hingga babak belur setelah mencoba merampas motor milik perempuan pekerja ritel modern di Desa Ujungbatu, Kecamatan Pelaihari, Tanah Laut, Sabtu malam (7/6/2025). Korban diketahui bernama Dila, warga Ujungbatu yang tinggal di kawasan Trans Plasma. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 Wita saat korban dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya. Warga yang melihat aksi kejahatan tersebut langsung bereaksi cepat. Pelaku yang belakangan diketahui berinisial AVSC, warga Kota Banjarbaru, berhasil ditangkap setelah sempat melawan. Amarah warga tak terbendung, pemuda itu dihajar hingga pingsan di lokasi kejadian. BACA JUGA:VIRAL! Begal Sadis Seret Bocah 10 Tahun hingga 15 Meter di Bandar Lampung, Tubuh Korban Penuh Luka “Pelaku babak belur dihajar warga. Dia langsung diamankan dan kini sudah ditangani kepolisian,” jelas Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany, Senin (9/6/2025). Motif: Terlilit Utang Saat diperiksa aparat, pelaku mengaku nekat melakukan aksi begal karena terlilit utang. Namun alasan itu tidak membuat warga dan netizen bersimpati. Banyak yang mengecam tindakan kriminal yang dilakukan pelaku, apalagi menyasar warga lokal yang sedang berjuang mencari nafkah. “Dia mengaku terpaksa membegal karena terlilit utang,” ungkap Iptu Benny. Kasus Ditangani Polisi Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Pelaihari. AVSC masih menjalani perawatan medis karena luka akibat amukan warga, sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut. Kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan, terutama saat malam hari. Warga: Jangan Main Hakim Sendiri, Tapi... Meskipun tindakan main hakim sendiri tidak dianjurkan, dalam kondisi tertentu seperti kasus ini, warga mengaku terpancing emosi karena korban adalah tetangga mereka yang dikenal baik. “Bukan mau main hakim sendiri, tapi spontanitas saja. Dia membegal warga kami sendiri,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.(Wartabanjar.com/talainfo_/berbagai sumber) editor: nur muhammad