WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Ratusan ketua dan bendahara organisasi dari berbagai bidang, mulai dari olahraga hingga kepemudaan, memadati Gedung Sarantang Saruntung, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, Rabu (4/6/2025). Mereka berkumpul dalam acara Bimbingan Teknis Pengelolaan Dana Hibah yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut. Acara ini menjadi sorotan penting mengingat urgensi pengelolaan dana hibah yang akuntabel dan transparan, serta mengantisipasi potensi masalah hukum di kemudian hari. Dalam sambutannya membacakan arahan Bupati Tanah Laut saat membuka acara ini, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, S.Pt., M.Si. menekankan pentingnya dana hibah sebagai instrumen pembangunan daerah. "Penyaluran dana hibah daerah yang ditujukan ke organisasi yang memiliki peran penting dalam pembangunan daerah baik melalui kegiatan kepemudaan, olahraga, keagamaan, maupun kemasyarakatan," ujar Rudi mengutip Bupati. Lebih lanjut, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, melalui sambutannya juga mengingatkan bahwa pemberian dana hibah bukan sekadar formalitas penyaluran, melainkan amanah yang harus dikelola secara tepat sasaran, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. "Oleh karena itu, bimbingan teknis ini menjadi sangat strategis sebagai sarana untuk memberikan pemahaman dan kepedulian kepada para penerima hibah mengenai aspek legalitas, prosedur laporan, dan tanggung jawab penanggung jawab," tambahnya. Rudi juga menambahkan pandangannya sendiri, menyoroti perhatian publik yang besar terhadap pengelolaan dana hibah ini. "Yang ini pasti menyita perhatian publik terhadap kegiatan ini," tegasnya. Untuk itu, Dispora Tanah Laut tidak main-main dalam menghadirkan narasumber. BACA JUGA: Sejumlah Aktivis Hingga Aktor Liam Cunningham Berlayar ke Gaza Tembus Blokade Israel Bawa Bantuan Kemanusiaan "Kami mengundang narasumber dari Kejaksaan Negeri Tanah Laut untuk diberikan kawan-kawan masukan penjelasan dan sekali-sekali harapan ini dimanfaatkan secara maksimal untuk diskusikan hal-hal yang mungkin belum dipahami oleh kawan-kawan," jelas Rudi. Tak hanya itu, Inspektorat Kabupaten Tanah Laut juga turut diundang sebagai narasumber, memberikan materi terkait tata kelola dan pengawasan. Rudi berharap, bimbingan teknis ini dapat mencegah kasus-kasus hukum yang pernah menimpa organisasi di Tanah Laut. Dengan adanya 60 cabang olahraga dari 56 jenis olahraga yang akan melaksanakan program tahun ini, semua mata akan tertuju pada pengelolaan dana hibah. Ia berharap, kegiatan ini menjadi landasan agar tidak ada lagi masalah di kemudian hari. (Gazali) Editor: Yayu