Stefano Cugurra: Dari Warisan Ayah hingga Raja Liga 1 Indonesia

Selama enam musim bersama Bali United, Teco memimpin tim dalam 188 pertandingan dengan 97 kemenangan, 41 seri, dan 50 kekalahan. Total, ia mencatatkan 118 kemenangan di Liga 1 bersama Bali United dan Persija, menjadikannya salah satu pelatih dengan rekor kemenangan terbaik.

Tak hanya fokus pada prestasi tim utama, Teco juga dikenal sebagai pelatih yang peduli terhadap pengembangan pemain muda. Ia memberikan kesempatan kepada talenta muda untuk berkembang dan berkontribusi bagi tim, serta mendorong mereka untuk mengikuti program latihan dengan semangat dan disiplin tinggi.

Pada 18 April 2025, Teco mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi pelatih kepala Bali United setelah pertandingan melawan Persib Bandung. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil yang kurang memuaskan dan memberikan waktu bagi manajemen untuk mencari penggantinya.

Meskipun meninggalkan Bali United, Teco menyatakan keinginannya untuk tetap berkarier di Indonesia. Alasan utamanya adalah karena istri dan anaknya adalah orang Indonesia, serta kecintaannya terhadap sepak bola Tanah Air. Namun, ia belum mengungkapkan klub mana yang akan dilatih selanjutnya.

Selama delapan tahun berkiprah di Liga 1, Teco telah meraih tiga gelar juara dan dua penghargaan Pelatih Terbaik. Prestasi ini menjadikannya sebagai salah satu pelatih tersukses di era Liga 1 dan memberikan inspirasi bagi pelatih-pelatih muda di Indonesia.