Kabel Semrawut Jadi Sorotan! Pemko Banjarmasin Turun Tangan, Fokus Penataan di Jalur Strategis
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bergerak cepat menata kabel udara yang semrawut dan membahayakan di sejumlah titik. Instruksi langsung dari Wali Kota menjadi landasan utama upaya penertiban ini, khususnya di kawasan-kawasan strategis.
Langkah ini bertujuan menjaga estetika kota sekaligus meminimalisir potensi bahaya dari kabel menjuntai yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapat arahan tegas dari Wali Kota.
“Kami sudah diarahkan langsung oleh beliau. Di satu sisi, kita juga harus mempersiapkan infrastrukturnya,” ujar Suri pada Selasa (3/6/2025).
BACA JUGA:Cekcok Pasutri Hebohkan Warga Tabalong, Polisi Turun Tangan dan Fasilitasi Damai di Mapolres
Ia menjelaskan bahwa solusi jangka panjang adalah menyediakan jalur bawah tanah atau ducting untuk kabel-kabel tersebut. Namun sebelum itu tersedia, pihaknya telah mengimbau para pemilik kabel fiber optic (FO) agar segera merapikan kabel yang menjuntai di udara.
Jalur Strategis Jadi Prioritas
Area penataan tahap awal difokuskan pada koridor Jalan Lambung Mangkurat hingga kawasan Sabilal Muhtadin, termasuk kawasan bekas rumah dinas Kapolda dan Jalan Pemah Liga. Kawasan-kawasan ini dinilai sebagai wajah kota dan kerap dilalui masyarakat maupun tamu daerah.
“Kalau dilihat langsung di lapangan, kabel menjuntai banyak terlihat di kawasan Sabilal dan sekitarnya. Itu yang kami benahi terlebih dahulu,” terang Suri.
Pemko Gandeng PLN dan Provider
Penataan ini bukan kerja sendiri. Pemko Banjarmasin juga telah menjalin kerja sama resmi dengan PLN dan para provider telekomunikasi melalui nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS).
“Dalam MoU sudah disepakati, bila pemerintah kota melakukan penataan, maka pihak provider bersedia menyesuaikan. Ini juga sudah kami sosialisasikan sebelumnya,” tegas Suri.
Tahapan: Sosialisasi, Pemanggilan, Lalu Penataan Fisik
Untuk jangka pendek, Dinas PUPR akan lebih intensif menyosialisasikan program ini dan memanggil pihak-pihak terkait untuk mempercepat penataan kabel. Dalam jangka menengah, desain ducting bawah tanah akan mulai dirancang demi penataan yang lebih permanen dan rapi.
“Intinya, kita rapikan dulu yang sekarang, sambil menyiapkan infrastrukturnya untuk jangka panjang,” pungkas Suri.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad