WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Warga dihebohkan dengan insiden seorang balita berusia sekitar 2,5 tahun yang terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan A. Yani Km 35,5, tepatnya di perbatasan Kota Banjarbaru dan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (31/5/2025) sekitar pukul 18.30 WITA. Laporan kejadian tersebut pertama kali diterima melalui layanan aduan #uptdamkarbjb yang langsung direspons cepat oleh tim Unit Pelaksana Teknis Dinas Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) Banjarbaru. Tim Rescue Dikerahkan, Koordinasi Lintas Wilayah Dilakukan Setelah menerima laporan, satu unit mobil rescue beserta peralatan evakuasi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Sesampainya di tempat kejadian, petugas Damkar Banjarbaru segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar. BACA JUGA:7 FAKTA! Misteri Mayat Tanpa Kepala di Loksado yang Gegerkan Warga HSS! No 1 dan 4 Bikin Hati Miris Kolaborasi kedua instansi ini pun membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, mereka berhasil membuka pintu mobil dan mengevakuasi balita yang terkunci di dalam kendaraan tersebut. Anak Selamat, Proses Evakuasi Aman dan Terkendali “Anak berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat dan tanpa luka, situasi terkendali,” ujar salah satu petugas di lapangan. Momen penyelamatan ini menuai pujian dari masyarakat dan warganet. Reaksi Haru Netizen: Salut untuk Petugas Damkar! Aksi heroik para petugas Damkar Banjarbaru dan Kabupaten Banjar ini viral di media sosial. Sejumlah netizen membanjiri kolom komentar dengan pujian dan rasa syukur: “Beliau-beliau yang menolong, aku yang bangga. Proud so much, Pa Damkar! 👏🙌🥹💐” “Hati-hati selalu dengan balita, banyak gerakannya spontan. Jangan lepas dari pengawasan orang tua.” “@10_yann Makasih banyak buat bapak-bapak Damkar yang udah nolongin ponakan ulun 🙏🙏. Sehat selalu, Pak!” Peringatan untuk Orang Tua Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh orang tua agar tidak meninggalkan anak sendirian di dalam kendaraan, meski hanya sebentar. Cuaca panas, kekurangan oksigen, atau kejadian tak terduga bisa berujung fatal jika tidak segera ditangani. Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua: Jika anak terkunci dalam mobil, orang tua harus segera bertindak cepat dan tepat karena situasi ini sangat berbahaya. Suhu dalam mobil bisa naik drastis hanya dalam hitungan menit, yang berpotensi menyebabkan heatstroke bahkan kematian pada anak. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan orang tua jika anak terkunci dalam mobil: 1. Tetap Tenang, Tapi Bergerak Cepat Jangan panik agar bisa berpikir jernih. Panik justru bisa membuat situasi semakin sulit ditangani. 2. Segera Hubungi Bantuan Darurat Hubungi damkar (pemadam kebakaran), polisi, atau layanan darurat setempat. Di Indonesia, bisa hubungi 112 (layanan darurat nasional) atau nomor pemadam kebakaran daerah seperti #uptdamkarbjb jika Anda berada di Banjarbaru. 3. Pertimbangkan Pecahkan Kaca Jika Mendesak Jika anak terlihat lemas, menangis berlebihan, atau kehilangan kesadaran, pecahkan kaca mobil (pilih kaca terjauh dari anak). Gunakan benda keras seperti batu besar, kunci roda, atau palu darurat. Pecahkan kaca bagian samping, bukan depan atau belakang karena lebih sulit dan berbahaya. 4. Jangan Meninggalkan Mobil Tetap berada di dekat mobil untuk mengawasi anak. Jangan tinggalkan mobil untuk mencari bantuan—gunakan ponsel atau minta bantuan orang sekitar. 5. Jangan Coba Buka Sendiri Kalau Tidak Bisa Jangan buang waktu mencoba membuka pintu jika tidak tahu caranya. Fokus pada memanggil bantuan dan pastikan anak tetap dalam pengawasan. Pencegahan adalah Kunci Selalu periksa kursi belakang sebelum keluar dari mobil. Simpan kunci mobil di tempat aman, jauh dari jangkauan anak-anak. Gunakan fitur pengingat di ponsel atau gantungan visual di dashboard untuk mengecek anak di kursi belakang. Catatan penting: Tubuh anak lebih rentan terhadap suhu panas. Suhu dalam mobil bisa naik 20°C dalam 10 menit meskipun jendela sedikit terbuka.(Wartabanjar.com/upt.damkar_banjarbaru/berbagai sumber) editor: nur muhammad