WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Keutamaan melaksanakan puasa Arafah. Tahun ini, puasa Arafah akan dilaksanakan pada Kamis (5/6/2024). Puasa ini bersifat sunah atau tidak wajib dilakukan, jika tidak dikerjakan juga tak masalah, namun jika dikerjakan akan mendapat pahala dan keutamaan lainnya. Puasa Arafah dilakukan bersamaan dengan jemaah calon haji melaksanakan salah satu rukun haji di padang Arafah, Mina, Mekkah, Arab Saudi pada 9 Dzulhijjah, oleh sebab itu puasa tersebut disebut puasa Arafah. Ustadz Khalib Basalamah di postingan Instagramnya, dikutip Minggu (1/6/2025) memberi tahu apa saja keutamaan melaksanakan puasa Arafah. Berikut ini beberapa keutamaan puasa Arafah, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW: Keutamaan Puasa Arafah Hari Arafah adalah hari yang sangat istimewa karena pada hari tersebut Allah menyempurnakan Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhai oleh-Nya dengan ditandai turunnya QS. Al-Maidah ayat 3. Pada hari Arafah juga, umat Muslim yang berhaji melaksanakan wukuf di Arafah sehingga Nabi ﷺ bersabda, إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُبَاهِى مَلاَئِكَتَهُ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ بِأَهْلِ عَرَفَةَ فَيَقُولُ انْظُرُوا إِلَى عِبَادِى أَتَوْنِى شُعْثاً غُبْراً “Sesungguhnya Allah berbangga kepada para malaikat-Nya pada sore Arafah dengan orang-orang di Arafah, dan berkata: “Lihatlah keadaan hambaku, mereka mendatangiku dalam keadaan kusut dan berdebu” (HR. Ahmad no. 7089) BACA JUGA: SADIS! Santri dari Tabalong Disekap, Disetrum dan Dipukuli di Ponpes Gus Miftah, 13 Jadi Tersangka 1. Dihapuskannya Dosa 2 Tahun Berpuasa di hari Arafah juga memiliki keutamaan besar, yaitu dihapusnya dosa seorang hamba selama dua tahun. Doa 2 tahun yang dimaksud tersebut adalah dosa-dosa selama 1 tahun sebelumnya dan 1 tahun setelahnya. Hal itu sebagaimana sabda Nabi ﷺ berikut ini: صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” (HR. Muslim no. 1162). 2. Momen Terbaik Doa Dikabulkan Yang terakhir, momen berdoa di hari Arafah menjadi saat yang terbaik di antara waktu-waktu mustajab untuk berdoa karena Nabi ﷺ telah bersabda, خَيْرُ الدُّعاءِ دُعاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَناَ وَالنَّبِيُّوْنَ مِنْ قَبْلِيْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ “Sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah, dan sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir.” (HR. at-Tirmidzi no. 3585). Demikian dua keutamaan melaksanakan puasa Arafah dalam ajaran Islam. Semoga Allah meridhai kita untuk dapat maksimal beribadah di hari Arafah ini. (yayu) Editor: Yayu