Bintang Gal Gadot di Hollywood Walk of Fame Dirusak Pendukung Palestina karena Dukungan Kuatnya ke Israel
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Bintang aktris Israel, Gal Gadot di Hollywood Walk of Fame dicoreti dan ditempeli poster kecil.
Itu sebagai bentuk protes pelakunya karena keterlibatan Israel dan Gal Gadot dalam genosida rakyat Palestina.
Beredar foto bahwa tanda bintang Gal Gadot di Hollywood Walk of Fame tersebut telah dirusak dengan tulisan-tulisan seperti “Your child killer” serta di tengahnya ditempeli poster kecil bertulisan “Israeli snipers target children.”
Kedua kalimat itu berarti “Pembunuh anak kalian” dan “Penembak jitu Israel menyasar anak-anak.”
[caption id="attachment_319318" align="alignleft" width="282"]
Lambang bintang Gal Gadot di Hollywood Walk of Fame pada Mei 2025 dirusak oleh pihak tertentu sebagai bentuk protes mereka kepada aktris tersebut karena mendukung genosida Israel terhadap rakyat Palestina. Foto: istimewa/Instagram[/caption]
Tak hanya itu, pelakunya juga menyematkan gelar “Baby killer Gal Greestien” kepada Gal Gadot.
Nama Greestien disebut-sebut adalah marga asli Gal Gadot sebelum keluarganya mengubahnya menjadi Gadot agar lebih bernuansa Ibrani.
Mengutip Wikipedia, nama keluarga Gal Gadot adalah Greenstein.
Postingan itu beredar luas di media sosial.
Melansir berbagai sumber, Minggu (1/6/2025), The American Jewish Committee mengomentari postingan yang beredar luas tersebut.
Mereka mengatakan bahwa mereka yang telah merusak lambang bintang Gal Gadot berarti mendukung budaya anti-semitisme.
“Itu adalah pelanggaran, harus diekspos, dikutuk oleh semua orang yang memiliki hati Nurani,” ujar mereka.
BACA JUGA: SADIS! Santri dari Tabalong Disekap, Disetrum dan Dipukuli di Ponpes Gus Miftah, 13 Jadi Tersangka
Nama Gal Gadot sudah tak asing lagi di dunia perfilman Hollywood.
Banyak film produksi Hollywood telah dibintanginya, seperti Wonder Woman dan Fast & Furious.
Ia merupakan seorang Yahudi Ashkenazi yang lahir di sebuah kota satelit di Tel Aviv, yaitu Petah Tikva, Palestina pada 30 April 1985.
Mantan anggota tentara Israel, IDF, ini juga aktif berkontribusi mendukung genosida Palestina, membuatnya kerap diprotes pendukung pro Palestina.
Bahkan beberapa waktu lalu, beredar luas video rekaman warganet yang menolak kehadirannya saat syuting film The Runner di London, Inggris.
Sejak mendapat kritikan pedas karena dukungan kuatnya kepada Israel, Gal Gadot hingga kini menutup kolom komentar media sosialnya. (yayu)
Editor: Yayu
Lambang bintang Gal Gadot di Hollywood Walk of Fame pada Mei 2025 dirusak oleh pihak tertentu sebagai bentuk protes mereka kepada aktris tersebut karena mendukung genosida Israel terhadap rakyat Palestina. Foto: istimewa/Instagram[/caption]
Tak hanya itu, pelakunya juga menyematkan gelar “Baby killer Gal Greestien” kepada Gal Gadot.
Nama Greestien disebut-sebut adalah marga asli Gal Gadot sebelum keluarganya mengubahnya menjadi Gadot agar lebih bernuansa Ibrani.
Mengutip Wikipedia, nama keluarga Gal Gadot adalah Greenstein.
Postingan itu beredar luas di media sosial.
Melansir berbagai sumber, Minggu (1/6/2025), The American Jewish Committee mengomentari postingan yang beredar luas tersebut.
Mereka mengatakan bahwa mereka yang telah merusak lambang bintang Gal Gadot berarti mendukung budaya anti-semitisme.
“Itu adalah pelanggaran, harus diekspos, dikutuk oleh semua orang yang memiliki hati Nurani,” ujar mereka.
BACA JUGA: SADIS! Santri dari Tabalong Disekap, Disetrum dan Dipukuli di Ponpes Gus Miftah, 13 Jadi Tersangka
Nama Gal Gadot sudah tak asing lagi di dunia perfilman Hollywood.
Banyak film produksi Hollywood telah dibintanginya, seperti Wonder Woman dan Fast & Furious.
Ia merupakan seorang Yahudi Ashkenazi yang lahir di sebuah kota satelit di Tel Aviv, yaitu Petah Tikva, Palestina pada 30 April 1985.
Mantan anggota tentara Israel, IDF, ini juga aktif berkontribusi mendukung genosida Palestina, membuatnya kerap diprotes pendukung pro Palestina.
Bahkan beberapa waktu lalu, beredar luas video rekaman warganet yang menolak kehadirannya saat syuting film The Runner di London, Inggris.
Sejak mendapat kritikan pedas karena dukungan kuatnya kepada Israel, Gal Gadot hingga kini menutup kolom komentar media sosialnya. (yayu)
Editor: Yayu