WARTABANJAR.COM, BANJARBARU– Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla mengunjungi gudang logistik PMI Regional Kalimantan di Kota Banjarbaru, Senin (26/5/2025) siang. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana PMI dalam menghadapi potensi bencana di Kalimantan. Dalam kunjungan tersebut, Jusuf Kalla didampingi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuriyadi Sulaiman, serta jajaran pengurus PMI Kalimantan Selatan, termasuk Sekretaris PMI Kalsel, Syarifani. Jusuf Kalla menekankan pentingnya keberadaan gudang logistik sebagai pusat distribusi bantuan kemanusiaan, guna menjamin kecepatan respons dalam situasi darurat. "Alhamdulillah, Kalimantan relatif aman dari gempa bumi, meskipun banjir masih kerap terjadi. Kesiapan logistik ini sangat penting agar bantuan dapat segera disalurkan," ujarnya kepada awak media. Lebih lanjut, ia juga menyoroti kesiapan relawan serta sistem pendistribusian logistik PMI Kalimantan Selatan yang harus selalu siaga, mengingat tantangan bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. BACA JUGA: Warga Khawatir Tak Ada Peringatan Bahaya Buaya di Sungai Jafri Zamzam "Jika terjadi bencana, kurang dari enam jam sampai. Bisa satu jam, bisa dua jam," pesan Mantan Wakil Presiden Indonesia tersebut. Sementara itu, Sekretaris PMI Kalsel, Syarifani menyatakan, gudang logistik tersebut menyimpan barang-barang bantuan dari PMI Pusat yang sewaktu-waktu dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan. "Seluruh stok rutin kami kroscek. Jika ada permintaan dari PMI Kabupaten/Kota, kami siap menyalurkan sesuai prosedur, seperti yang pernah dilakukan saat bencana kebakaran di Banjarmasin," bebernya. Syarifani juga menyatakan, siap mengawasi PMI di tingkat Kabupaten/Kota, dengan catatan, di wilayah tersebut merupakan kawasan rawan bencana. "Mereka (PMI tingkat Kabupaten/Kota) harus 24 jam siaga, kalau kita siaganya di gudang kalau ada permintaan bantuan barang baru kita penuhi," pungkasnya. (IKhsan) Editor: Yayu