WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru mengumumkan rekayasa lalu lintas menyusul penutupan Jalan A Yani km 31,4 Banjarbaru. Jalan di depan Kolam Renang Antasari ini akan ditutup mulai 1 Juni hingga November 202, karena adanya pembongkaran jalan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Banjarbaru, Adi Royan mengungkapkan, sejumlah jalur alternatif telah disiapkan bagi masyarakat, baik dari arah Banjarmasin menuju Hulu Sungai maupun sebaliknya. Baca Juga Kronologi Operator Ekskavator Hilang di Sungai Jupi Kotabaru Alternatif Rute dari Banjarmasin ke Hulu Sungai: Melalui Jalan Baru Bandara – Jalan Bina Putra – Jalan Sapta Marga – Jalan Karang Anyar I – Pertigaan Jalan Karet – Jalan A. Yani – Pom Bensin Loktabat – Simpang Empat Banjarbaru – Hulu Sungai. Alternatif Rute dari Hulu Sungai/Martapura ke Banjarmasin: Melalui Bundaran Simpang Empat Banjarbaru – Jalan Mistar Cokro Kusumo – Pertigaan Trikora – Perempatan Lik Liang Anggang - Banjarmasin. Alternatif Rute Khusus Kendaraan Kecil atau Kendaraan Penumpang berdimensi kecil: Masih diperbolehkan melintasi Jalan A. Yani melalui jalur alternatif Jalan RO. Ulin dan Trikora untuk menuju Banjarmasin. Selain itu, Adi Royan menegaskan secara khusus bagi angkutan barang dan bus penumpang besar antar kota maupun antar provinsi dengan dimensi besar, wajib melewati Jalan Trikora. "Mengingat keterbatasan ruang pada jalur alternatif lain," katanya, Kamis (22/5/2025). Sementara itu, untuk operasional Bus Tayo milik Pemprov Kalsel dipastikan tidak terlalu terdampak. "Jalur bus dari Km. 17 menuju Banjarbaru tetap bisa melewati Jalan Karang Rejo atau Jalan Palam, Bundaran Palam, Jalan Trikora, dan RO. Ulin hingga ke Simpang Empat Banjarbaru," beber Adi Royan. Tak hanya itu, Dishub Banjarbaru juga berencana mengadakan uji coba rekayasa lalu lintas pada tanggal 26 atau 27 Mei 2025, pukul 07.00–09.00 dan 16.00–18.00 WITA. "Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan selama masa uji coba," pungkas Adi Royan. (IKhsan) Editor Restu