Tour de Loksado Kembali Digelar, Kalsel Siap Sambut Pengakuan UNESCO Geopark Global
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar event tahunan Tour de Loksado yang tahun ini memasuki pelaksanaan ke 10.
Hal ini disampaikan Dinas Pariwisata Kalsel saat melaksanakan Rapat Pariwisata di Swiss-Belhotel Banjarmasin, Selasa (20/5/2025).
Event ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kawasan Loksado sebagai bagian dari Geopark Meratus, yang telah diakui secara internasional oleh UNESCO sebagai UNESCO Global Geopark (UGG).
Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, M. Syarifuddin, menyampaikan bahwa Tour de Loksado tahun ini diharapkan mampu menarik lebih banyak peserta, bahkan melampaui jumlah tahun sebelumnya yang diikuti oleh peserta dari 15 provinsi.
“Tahun ini merupakan momen istimewa karena Geopark Meratus resmi mendapat pengakuan dari UNESCO. Penghargaan secara simbolis akan diberikan pada 2 Juni mendatang,” ujar M. Syarifuddin.
Rute Tour de Loksado akan dimulai dari titik Nol Kilometer di Kota Banjarmasin.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan.
“Nol Kilometer adalah ikon Provinsi Kalsel. Di sana ada Tugu Nol Kilometer dan letaknya di tepi Sungai Martapura, yang memperkuat citra Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai,” jelasnya.
M. Syarifuddin juga menyebutkan bahwa pelaksanaan tahun ini ditargetkan lebih semarak dengan harapan diikuti oleh atlet-atlet nasional.
"Jadwal pelaksanaan pada bulan Juli dipilih agar tidak berbenturan dengan agenda nasional lainnya. Kalau atlet nasional ikut, otomatis akan menarik minat lebih banyak peserta dari daerah lain,” tambahnya.
Seiring dengan status Geopark Meratus yang kini telah diakui UNESCO, Pemprov Kalsel juga berkomitmen melakukan berbagai peningkatan di destinasi Loksado.
BACA JUGA: Satu Kota Teler Massal, 20 Ton Ganja Dibakar Warga Turki Halusinasi dan Dilarikan ke RS
“Mempertahankan pengakuan UNESCO itu jauh lebih sulit daripada mencapainya. Maka dari itu, kami terus berbenah sesuai dengan standar dan nilai yang ditetapkan oleh UNESCO,” lanjutnya.
Selain Tour de Loksado, dalam rangka menyambut Hari Jadi Provinsi Kalsel, sejumlah event lain juga akan digelar, seperti Festival Budaya Pasar Terapung yang akan berlangsung di area Nol Kilometer.
Tak hanya itu, Kalsel juga kembali menggelar Triathlon, yang tahun ini akan dilaksanakan di kawasan Bukit Batu.
“Bukit Batu ini destinasi baru yang sangat eksotik, karena panoramanya langsung menghadap bendungan. Ini diharapkan bisa menarik lebih banyak wisatawan,” tutup M. Syarifuddin. (Ramadan)
Editor: Yayu