https://youtube.com/shorts/lY9jGpMHjFY   WARTABANJAR.COM, BATIBATI- Beredar video postingan netizen tentang kemacetan di sekitar Jembatan Besi 4 di perbatasan Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambangulang dan Desa Benuaraya di Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Video itu menunjukkan kondisi lalu lintas macet dan antrean panjang kendaraan di sekitar jembatan itu pada Senin (12/5/2025). Tampak di sekitarnya, aneka kendaraan bermotor seperti mobil, mobil tangki bensin, truk hingga sepeda motor mengantre di tengah kemacetan. Mengutip berbagai sumber, Selasa (13/5/2025), Jembatan Besi 4 tersebut dilaporkan kini kondisi kekuatan konstruksinya melemah atau mulai goyah. Kerusakan tersebut adalah efek insiden laka lantas tunggal truk pada 30 Maret lalu yang menabrak sisi sayap samping kiri (arah ke Banjarmasin) jembatan besi tersebut, membuat besi bagian bawahnya melengkung. Hal tersebut berimbas pada permukaan badan aspal di sisi lajur kiri yang perlahan terangkat. Bahkan, satu tiang besi di sisi kiri tersebut juga telah melengkung. Menghindari hal tak diinginkan, pengaturan khusus pun diterapkan mulai beberapa pekan lalu sejak kecelakaan itu terjadi. Buka tutup lalu lintas di jembatan tersebut diberlakukan, hanya bisa dilewati satu jalur sehingga kendaraan bermotor dari dua arah harus bergantian melintas. Perlambatan arus pengendara pun terjadi sehingga menyebabkan antrean panjang dan kemacetan. Ketua RT 6 Desa Gunungraja, Rohimi, yang wilayahnya mencakup sebagian area Jembatan Besi 4 tersebut menuturkan sudah ada pihak berwenang yang menangani jalan nasional datang ke kampungnya. Beberapa unit drum bercat merah diletakkan di sisi lajur kiri (arah Banjarmasin) sehingga hanya menyediakan jarak untuk satu lajur mobil. Dikatakannya, jembatan tersebut direncanakan akan diperbaiki (dibongkar) dan kemudian akan dibikin jembatan darurat selama pengerjaan kelak berlangsung. (yayu) #macet #jembatan #batibati #wartabanjar