VIRAL! Video Penampakan Mobil Sebelum dan Sesudah Kecelakaan Tragis Mahasiswa UIN Antasari di Gunung Kayangan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Sebuah unggahan video di media sosial Instagram memperlihatkan penampakan mobil rental yang dipakai para korban saat kejadian kecelakaan tragis di Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Rabu (7/5/2025) lalu.
Menurut narasai di video yang diunggah akun @talainfo_, insiden kecelakan tragis ini bisa dijadikan pembelajaran untuk kita semua para pengguna jalan raya agar lebih berhati - hati dan mengutamakan keselamatan.
Liburan Berujung Maut
Liburan yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi tragedi bagi delapan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin. Mereka mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 15.30 WITA.
Kronologi Kecelakaan
Mobil minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi DA 1795 ID yang mereka tumpangi melaju dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari. Diduga karena melaju dengan kecepatan tinggi di jalan bergelombang, mobil tersebut kehilangan kendali, oleng, dan terguling hingga empat kali. Akibatnya, tiga penumpang yang duduk di sisi kanan—termasuk sopir—terpental keluar dari kendaraan dan meninggal di tempat kejadian .
Identitas Korban
Korban meninggal dunia adalah:
Muhammad Idi Iqbal (Pendidikan Agama Islam)
Agus Salim (Manajemen Pendidikan Islam)
M. Ayatturahim Rijalullah (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah)
Lima mahasiswa lainnya mengalami luka-luka, dengan rincian:
Ananda Purnama Dery (Manajemen Pendidikan Islam)
Sukma (Tadris Fisika)
Fajar Firdaus (Manajemen Pendidikan Islam)
Ahmad Sodiq Hidayatullah (Pendidikan Agama Islam)
Sabda Nur Alim (Perbandingan Mazhab)
Para korban luka segera dilarikan ke RS H. Boejasin dan RS Borneo Citra Medika Pelaihari untuk mendapatkan perawatan medis .
Respons UIN Antasari
Civitas akademika UIN Antasari Banjarmasin bergerak cepat dalam merespons tragedi ini. Pihak universitas menggalang donasi melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan memberikan bantuan kepada keluarga korban serta mahasiswa yang terluka. Rektor Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.A., menyampaikan belasungkawa mendalam dan mendoakan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan .
Imbauan Keselamatan
Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. "Keselamatan lebih penting daripada kecepatan. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua," ujarnya.(Wartabanjar.com/talainfo_/UIN Antasari/Metro Kalsel/berbagai sumber)
editor: nur muhammad