Film Komedi Pendek Berbahasa Banjar "Sial Amat" Angkat Kisah Tukang Ojek Online di Tengah Kesialan Ramadan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Film pendek berjudul Sial Amat karya sutradara Muhammad Aribbillah resmi dirilis setelah melalui proses produksi panjang selama 1,5 tahun.
Film tersebut ditayangkan perdana oleh Komunitas Libe Art Communication dengan menggelar acara nonton bareng (nobar) di Wetland Square, Banjarmasin, Jumat (9/5/2025).
Film berdurasi 30 menit ini mengangkat kisah seorang tukang ojek online yang berjuang mengumpulkan uang selama bulan Ramadan, namun terus-menerus dihadapkan pada berbagai kesialan yang menguji kesabarannya.
"Judulnya Sial Amat, menceritakan perjuangan seorang ojek online bernama Amat yang selalu apes saat mencari nafkah di bulan puasa," ujar Aribbillah.
Nama “Amat” dipilih karena dinilai cukup ikonik, terutama di kalangan masyarakat Banjarmasin.
Sosok ojek online sebagai karakter utamanya juga dianggap mewakili kehidupan urban yang dekat dengan masyarakat luas.
Film ini mengusung genre drama komedi.
Meski dibalut dengan humor, Sial Amat tetap menyimpan pesan moral yang mendalam.
“Karena latarnya Ramadan, kami ingin menyampaikan bahwa rezeki bukan hanya soal uang, tetapi juga tentang membantu orang lain mencapai tujuannya,” jelas Aribbillah.
BACA JUGA: GEGER PENAMPAKAN KUYANG Terbang di Langit Kapuas, Warga Serbu Lokasi Wisata Siring
Proses produksi Sial Amat dimulai pada Februari 2024, seluruh pengambilan gambar dilakukan di Banjarmasin.
"Tantangan utama selama syuting adalah perpindahan lokasi yang cukup jauh antar adegan, sehingga membutuhkan koordinasi yang solid dari seluruh kru," paparnya.
Menariknya, proyek film ini tidak menggunakan dana pribadi, namun juga sepenuhnya didukung oleh sponsor dari kampus dan berbagai pihak eksternal.
"Kalau pendanaan kita ada sponsor-sponsor dari kampus, dari sponsor orang luar juga. Kita tidak ada dana pribadi, full sponsor," pungkasnya.
Dengan cerita yang segar, tokoh yang kuat, dan pesan yang mengena, Sial Amat hadir sebagai angin segar dalam dunia film pendek Tanah Air, khususnya dari daerah Banjarmasin. (Ramadan)
Editor: Yayu