Letkol Inf Fery Perbawa juga menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
“Tidak ada kendala berarti di lapangan karena sejak awal kami telah berkoordinasi dengan warga. Jalan yang dibangun berada di atas tanah persawahan milik warga, dan ini sangat berguna bagi aktivitas harian mereka,” jelasnya.
Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Ilmi saat diwawancarai mengatakan bahwa TMMD menjadi solusi konkrit dalam membangun desa yang selama ini belum tersentuh pemerintah.
“Puluhan tahun masyarakat di sana tidak bisa melewati Pengambau Hilir Luar untuk ke luar desa. Alhamdulillah melalui TMMD ini ada langkah nyata menyatukan wilayah yang sebelumnya terisolir,” kata Gusti Rosyadi.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten HST mendukung penuh program ini dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar, ditambah bantuan dari Dinas PMD Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp125 juta.
“TMMD ini menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap pelaksanaan berjalan optimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Warga pun menyambut gembira kehadiran program TMMD. Salah satunya Salamiah (72), warga RT 2 Desa Lok Nyiur.
“Desa kami sekarang sudah ada jalan ke Barabai, jadi tidak perlu lewat kabupaten sebelah lagi atau harus memutar lewat Sebamban. Kami juga sangat bersyukur karena sekarang ada tandon air bersih, dulu kalau kemarau air sungai kering, jadi sangat kesulitan,” ujarnya.







