“Sedangkan untuk gelombang kedua, Kloter 7 hingga 13, menuju Jeddah melalui Bandara Internasional King Abdulaziz,” lanjutnya
Tiba di Arab Saudi, jemaah akan menempati pemondokan di wilayah Jarwal, Raudhah, dan Syisyah, dengan jarak antara 2 hingga 6 kilometer dari Masjidil Haram.
“Untuk memudahkan akses ibadah, bus shalawat akan beroperasi 24 jam sebagai sarana transportasi jamaah menuju Masjidil Haram,” beber Tambrin.
Ia juga menjelaskan, rangkaian ibadah haji di Mekkah, jamaah akan menjalani rangkaian ibadah seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, tawaf hingga sai dan tahalul.
“Sementara di Madinah, mereka akan melaksanakan salat Arbain di Masjid Nabawi, berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, serta mengunjungi situs-situs bersejarah lainnya,” tutur Tambrin.
Sebagai bagian dari fasilitas, setiap jamaah juga menerima living cost sebesar 750 riyal atau Rp3.291.824 untuk menunjang kebutuhan selama di Tanah Suci. (IKhsan)
Editor Restu







