MENCEKAM! Blackout Massal Luluhlantakkan Spanyol dan Portugal, Dugaan Serangan Siber Menguat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Kepanikan melanda Spanyol dan Portugal setelah pemadaman listrik besar-besaran melumpuhkan aktivitas jutaan orang pada Senin (28/4/2025). Gangguan mendadak ini menghantam berbagai sektor vital, mulai dari transportasi, komunikasi, hingga layanan publik, dan bahkan menjalar ke barat daya Prancis dan Maroko.
Dalam hitungan detik, kota-kota besar berubah menjadi lautan kebingungan: kereta metro berhenti, lift di ratusan gedung macet, jaringan telepon dan internet lumpuh, serta penerbangan internasional mengalami kekacauan serius.
Sinyal Hilang, Metro Mati, Warga Panik Total
Di Madrid, seorang pekerja konstruksi, Carlos Candori (19 tahun), menggambarkan betapa kacaunya situasi saat blackout terjadi.
"Ini belum pernah terjadi di Spanyol. Tidak ada sinyal, saya tidak bisa menghubungi siapa pun, bahkan tidak bisa bekerja," ujarnya panik.
Tak hanya sektor darat, penerbangan pun terdampak. Eurocontrol, badan pengatur lalu lintas udara Eropa, melaporkan gangguan besar terhadap penerbangan internasional menuju Madrid, Barcelona, dan Lisbon.
BACA JUGA:PARAH! Peserta UTBK Unmul Ketahuan Tempelkan HP di Dada untuk Menyontek, Ini Sanksinya
15 Gigawatt Listrik Raib dalam 5 Detik: Ada Apa?
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyebut insiden ini sebagai "gangguan serius" yang menyebabkan kerugian ekonomi raksasa. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 15 gigawatt daya listrik—lebih dari setengah konsumsi nasional—menghilang hanya dalam lima detik.
Meskipun penyebab pasti masih diselidiki, spekulasi tentang kemungkinan serangan siber mulai beredar luas. Sanchez meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Sementara itu, Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, mengindikasikan bahwa gangguan tersebut "kemungkinan berasal dari wilayah Spanyol". Namun, Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, menegaskan lewat platform X bahwa sejauh ini belum ada bukti kuat yang mengarah pada serangan siber.
Listrik Pulih Bertahap, Ancaman Masih Mengintai
Menurut operator listrik nasional REE, hingga Selasa (29/4/2025) pagi, lebih dari 60 persen pasokan listrik di Spanyol telah berhasil dipulihkan. Madrid, Lisbon, dan beberapa wilayah utama sudah kembali menikmati pasokan listrik.
Namun, Pedro Sanchez mengingatkan bahwa pemulihan penuh belum bisa dipastikan kapan selesai. Ia juga menghimbau sejumlah pekerja untuk tetap berada di rumah hingga situasi benar-benar stabil.
Portugal diperkirakan akan pulih sepenuhnya dalam beberapa jam ke depan, menurut pernyataan resmi dari Luis Montenegro.
Solidaritas Internasional: Ukraina Tawarkan Bantuan
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menghubungi Pedro Sanchez dan menyatakan dukungan penuh kepada Spanyol dan Portugal. Ia mengungkapkan solidaritasnya, mengingat negaranya pernah mengalami serangan terhadap infrastruktur energi selama konflik dengan Rusia.
"Apa pun yang terjadi, kami siap membantu dan mendukung teman-teman kami," ujar Zelensky dalam percakapan telepon.
Eropa Siaga! Serangan Siber Jadi Ancaman Nyata?
Komisi Eropa telah mengaktifkan koordinasi dengan otoritas Spanyol dan Portugal. Para ahli kelistrikan dan keamanan digital kini dikerahkan untuk mengungkap penyebab insiden ini serta mencegah terulangnya kejadian serupa.
Pemadaman listrik massal ini menjadi alarm keras bagi Eropa: dalam sekejap, stabilitas bisa runtuh. Pertanyaannya kini membayang besar: apakah ini hanya kesalahan teknis, ataukah ada kekuatan tak terlihat yang mengintai?(Wartabanjar.com/kompascom/the sun/berbagai sumber)
editor : nur muhammad