Terapkan 5 Fokus Utama ini, Pemkab HST Ikuti Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2025
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) mengikuti kegiatan verifikasi lapangan hybrid (VLH) evaluasi kabupaten layak anak (KLA) tahun 2025.
Verifikasi lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, Senin (14/4/2025).
Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, mengatakan verifikasi ini bertujuan untuk menilai sejauh mana implementasi kebijakan serta program yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak di tingkat daerah.
Selama rangkaian verifikasi, berbagai perangkat daerah, stakeholder terkait, serta perwakilan Forum Anak Hulu Sungai Tengah turut hadir dalam kegiatan verifikasi secara hybrid di Auditorium Sekretariat Daerah HST.
Proses evaluasi dilakukan secara hybrid, yakni kombinasi antara pemantauan daring oleh tim verifikator pusat dan pemaparan langsung dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lokasi kegiatan.
Wabup bersyukur dan mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini.
"Karena KLA merupakan program pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan," kata Wabup yang juga biasa disapa sebagai Ustadz Rosyadi.
BACA JUGA: Ini Jenis-jenis Sampah dan Cara Memilahnya Sesuai Arahan dari Pemerintah Kota Banjarmasin
Kemudian, lanjutnya, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan pemenuhan hak-hak anak, serta melindungi mereka dari kekerasan, diskriminasi, dan berbagai bentuk perlakuan salah lainnya.
Wabup menyebut, ada lima fokus utama dalam pelaksanaan KLA di Kabupaten HST, yaitu:
- Pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak
- Lingkungan keluarga yang nyaman dan pengasuhan alternatif
- Pemenuhan kebutuhan dasar anak di bidang kesehatan dan kesejahteraan
- Perlindungan khusus bagi anak-anak yang menghadapi permasalahan
- Pemenuhan hak atas pendidikan, waktu luang, serta kegiatan budaya