WARTABANJAR.COM – Seorang peserta seleksi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 untuk posisi di Badan Gizi Nasional mengungkapkan kekecewaannya setelah sebelumnya dinyatakan lulus, namun kemudian status kelulusannya dibatalkan tanpa penjelasan yang jelas. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas proses rekrutmen.
Kejadian ini bukanlah kasus tunggal. Beberapa peserta lain juga melaporkan perubahan status kelulusan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan resmi. Hal ini memicu kekhawatiran akan ketidakjelasan dan dugaan ketidakterbukaan dalam proses seleksi SPPI Batch 3.
BACA JUGA:Jalan Rusak di Urat Nadi Ekonomi Tanah Bumbu: Pemerintah Harus Bangun, Bukan Bungkam!
Menanggapi situasi ini, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa terdapat kesalahan pengetikan nama dalam pengumuman kelulusan, dan peserta yang terdampak kini diperbolehkan untuk mengikuti pelatihan SPPI Batch 3 selanjutnya.







