WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Kelayan A, Kecamatan Banjarmasin Tengah, dikejutkan oleh kemunculan seekor biawak berukuran besar yang masuk ke dalam Gang Sederhana pada Rabu (23/4/2025). Video kejadian tersebut viral di media sosial, memperlihatkan reptil tersebut merayap di area permukiman padat penduduk.​ Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @info_banjarmasin, terlihat biawak tersebut berjalan di sepanjang gang sempit, menarik perhatian warga sekitar. Beberapa warga terdengar bersuara dalam rekaman, menunjukkan keheranan dan kewaspadaan terhadap kehadiran hewan liar tersebut. ​ BACA JUGA:VIRAL di Sidang PBB! Delegasi Aceh, Papua, dan Maluku Dilaporkan Indonesia atas Dugaan Provokasi Internasional Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai penanganan atau evakuasi biawak tersebut oleh pihak berwenang. Kejadian ini menambah daftar insiden serupa yang terjadi di Banjarmasin, di mana sebelumnya biawak juga pernah masuk ke rumah warga di Kelayan A Gang Antasari 1. ​ Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hewan liar di lingkungan mereka. Kemunculan biawak di area permukiman dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan hewan peliharaan. Waspada Biawak Biawak adalah reptil besar yang sering ditemukan di lingkungan tropis seperti Indonesia. Meskipun umumnya pemalu dan tidak agresif terhadap manusia, biawak dapat menjadi berbahaya dalam situasi tertentu. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang potensi bahaya biawak:​ ⚠️ Potensi Bahaya Biawak Gigitan Beracun dan Infeksi Biawak memiliki bisa yang tidak mematikan bagi manusia, namun gigitannya dapat menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, dan infeksi akibat bakteri di mulutnya. ​ Risiko bagi Hewan Peliharaan Biawak dapat memangsa hewan peliharaan kecil seperti kucing atau anjing kecil. ​ Bahaya Konsumsi Daging Biawak Daging biawak dapat mengandung bakteri seperti Salmonella dan parasit yang berbahaya bagi manusia jika tidak dimasak dengan benar. ​ Risiko Zoonosis Biawak dapat menjadi sumber penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia, seperti leptospirosis dan brucellosis. ​ ✅ Tindakan Pencegahan Hindari Provokasi: Jangan mencoba menangkap atau menyudutkan biawak, karena dapat memicu serangan.​ Amankan Hewan Peliharaan: Pastikan hewan peliharaan Anda aman dan tidak berkeliaran di area yang mungkin menjadi habitat biawak.​ Kebersihan Lingkungan: Jaga kebersihan lingkungan untuk menghindari kedatangan biawak yang mencari makanan.​ Laporkan ke Pihak Berwenang: Jika menemukan biawak di lingkungan Anda, hubungi petugas terkait untuk penanganan yang aman.(Wartabanjar.com/info_banjarmasin/National Geographic/Universitas Airlangga) editor: nur muhammad