WARTABANJAR.COM, SURABAYA – Masih ingat aksi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau Cak Ji, mendatangi sebuah perusahaan di wilayahnya?
Cak Aji mendatangi perusahaan tersebut, bermaksud mengkonfirmasi keluhan warga yang mengaku ijazah ditahan setelah resign.
Namun buntutnya, Cak Ji justru dilaporkan oleh pengusaha perempuan yang diketahui bernama Jan Hwan Diana.
Ia resmi melaporkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, ke Polda Jawa Timur.
Laporan ini buntut dari unggahan Armuji di media sosial yang dinilai menggiring opini publik secara sepihak dan mencemarkan nama baik.
Baca juga:Mantan Artis Wanita Serial Angling Dharma Tertangkap Belanja di Mal Pakai Uang Palsu
Jan Hwan Diana mengaku tak berniat membuat kegaduhan di publik.
Namun ia merasa perlu meluruskan pemberitaan dan narasi yang berkembang pasca-inspeksi mendadak (sidak) oleh Armuji ke perusahaannya.
“Saya minta maaf kalau sampai gaduh. Tapi saya juga punya hak untuk membela diri dari tuduhan yang merugikan saya secara materiil dan immateriil,” ujar Jan.
Diana mengaku awalnya tak tahu bahwa yang menelepon dirinya adalah Armuji, karena nomor yang digunakan tidak dikenal.
Ketika sambungan telepon itu datang secara tiba-tiba, ia pun bereaksi spontan dan mengira penelepon adalah penipu.
“Saya kira itu penipuan. Tiba-tiba ditelepon, dibentak pula. Saya hanya bilang, kalau ada masalah, silakan kita ketemu di kantor polisi,” lanjutnya.






