Ditinggal Dua Bintang Sekaligus! Megawati dan Bukilic, Red Sparks Kehilangan Taji Jelang Musim Baru
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Klub voli putri asal Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks, harus merelakan kepergian dua pemain asing andalan mereka sekaligus. Setelah Megawati Hangestri Pertiwi memutuskan tidak memperpanjang kontrak, kini giliran Vanja Bukilic yang juga angkat kaki demi mengejar impian berkarier di Eropa.
Megawati, bintang voli asal Indonesia, resmi mengakhiri kebersamaannya selama dua musim dengan Red Sparks. Ia bergabung sebagai pemain kuota Asia dan menjadi tulang punggung tim sejak musim 2022-2023. Seorang pejabat klub mengungkapkan bahwa Mega memilih pulang ke tanah air karena alasan keluarga.
“Mega memutuskan untuk kembali ke Indonesia atau bermain di liga Asia Tenggara karena ingin berada di dekat keluarganya, terutama sang ibu yang sedang sakit,” ujar sumber dari manajemen Red Sparks, dikutip media Korea MHN seperti dikutip dari bolasport.
Keputusan tersebut tentu menjadi kehilangan besar bagi Red Sparks. Dalam dua musim penampilannya di Liga Voli Korea, Megawati mencatatkan statistik impresif. Pada musim reguler 2023-2024 saja, ia menempati peringkat ke-3 dengan total 802 poin, dan menjadi yang terbaik dalam keberhasilan serangan dengan angka fantastis 48,06 persen.
Selain itu, ia juga memimpin di berbagai aspek teknis seperti keberhasilan open attack, quick open, hingga follow-up, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di tim.
BACA JUGA:Timnas U-17 Indonesia Siap Sapu Bersih Grup C! Afghanistan Jadi Target Malam Ini
Penampilan gemilangnya tak hanya memikat publik Korea, tetapi juga mendongkrak popularitas Red Sparks di Indonesia. Namun, musim depan Red Sparks harus bermain tanpa Mega yang dijadwalkan meninggalkan Korea pada 10 April.
“Ia menyampaikan bahwa ingin fokus pada keluarganya, namun tetap berencana kembali ke Korea untuk melanjutkan perawatan lututnya,” ujar pejabat klub.
Sementara itu, Vanja Bukilic, rekan duet Megawati dalam lini serang Red Sparks, juga resmi hengkang. Pemain asal Serbia ini memutuskan untuk menjajal kompetisi Eropa demi pengembangan karier jangka panjangnya.
“Bukilic mengatakan ingin menantang diri di Eropa musim depan. Fokusnya lebih pada pengembangan kemampuan ketimbang finansial,” ungkap ofisial Red Sparks.
Bukilic awalnya bergabung dengan Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass sebelum direkrut Red Sparks. Dalam musim debutnya di V-League, ia mencetak 935 poin dan menduduki peringkat ke-3 top scorer liga. Meski sempat mengalami rotasi posisi dari opposite ke outside hitter, penampilannya tetap solid dan mampu membawa Red Sparks ke final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir.
Hingga saat ini, belum ada kepastian soal destinasi baru kedua pemain tersebut. Megawati disebut-sebut akan kembali ke Indonesia atau bergabung dengan klub Thailand, sementara Bukilic digadang-gadang akan bergabung dengan salah satu klub besar di Italia.
Kehilangan dua senjata utama sekaligus tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Red Sparks. Mereka kini tengah bersiap mencari pemain asing baru untuk mengisi kekosongan dan menjaga asa bersaing di musim mendatang.(Wartabanjar.com/bolasport/berbagai sumber)
editor: nur muhammad