48 Jam Nonstop, PLN Gerak Cepat Lakukan Pemulihan Gangguan Jaringan Transmisi di Muara Teweh

Tiba di lokasi, Bayu menceritakan timnya menemukan bahwa besi penyangga isolator (traves) pada fasa S dan T mengalami pembengkokan akibat tertimpa pohon kering besar yang tumbang.

Tim langsung melakukan pemangkasan dan pembersihan lokasi kerja setelah berkoordinasi dengan pemilik pohon dan lahan di sekitar lokasi tersebut.

“Meski sempat mengalami kendala karena pemilik lainnya tidak berada di lokasi, kami berhasil mendapatkan izin darurat dari kepala desa setempat agar pekerjaan pemulihan tetap dapat berjalan.” jelasnya.

Sampai berita ini diturunkan, proses perbaikan yang sudah berjalan lebih dari 48 jam non stop masih berlangsung dikarenakan cuaca ekstrem menghambat percepatan pekerjaan yang memiliki tingkat risiko sangat tinggi bagi para pejuang kelistrikan.

Terpisah General Manager PLN UIP3B (Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban) Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin antara tim PLN, warga, dan aparat desa yang bahu-membahu mengatasi gangguan tersebut.

Ia sangat berterima kasih dan berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin bukan hanya untuk kelancaran perbaikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran bersama agar jalur transmisi tetap aman dan bebas dari gangguan.

“Pada momen ini, kami memohon doa agar proses perbaikan dapat berjalan dengan lancar serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sekitar jaringan listrik dan segera melaporkan jika ada potensi gangguan, demi keselamatan dan kelancaran pasokan listrik,” pungkasnya.(rilis)

Editor Restu