Tata Cara Bayar Utang Puasa Ramadhan/Puasa Qadha Bagi yang Lupa Jumlahnya

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Puasa Ramadhan baru saja beres, saatnya melaksanakan puasa Qadha yaitu puasa Ramadhan yang tidak dikerjakan yang harus dibayar atau diganti.

Puasa Qadha adalah puasa Ramadhan yang sengaja tidak dikerjakan saat bulan puasa karena sebab tertentu, misalnya sakit, nifas atau haid bagi perempuan, dan alasan-alasan syar’i lainnya.

Sering juga, karena saking banyaknya utang puasa, kita sudah lupa berapa jumlahnya.

Oleh sebab itu, ada caranya yang harus dilakukan, menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (2/4/2025).

Untuk mengerjakan puasa Qadha, ada tata caranya juga seperti puasa dalam Islam pada umumnya.

Dimulai dengan niat, biasanya mengerjakan puasa Qadha ini ada niat khususnya yang dilafalkan sebelum melakukannya, bisa di malam hari sebelum mulai berpuasa.

Berikut ini adalah bacaan niat Qadha Puasa Ramadhan, serta penjelasan Ustadz Abdul Somad soal Qadha Puasa Ramadhan bila lupa jumlahnya.

Bagi umat muslim yang mempunyai utang puasa Ramadhan hendaknya dibayar sebelum memasuki Ramadhan berikutnya.

Diterangkan Ustadz Abdul Somad, dalam membayar utang puasa, umat Islam baik laki-laki maupun perempuan dapat mengucapkan niat qadha puasa dalam hati atau melafadzkannya.

Mereka yang Harus Melakukan Puasa Qadha

Untuk hitungan qadha puasa Ramadhan yang lupa hitungannya, Ustadz Abdul Somad menguraikan bisa memperkirakannya dimulai sejak masa akil baligh.

Biasanya, mereka yang tak bisa berpuasa Ramadhan sehingga harus melakukan puasa Qadha adalah perempuan yang dalam kondisi haid, nifas, menyusui, hamil, juga bagi laki-laki dan wanita yang sakit keras, sudah tua renta atau lansia, dan dalam perjalanan atau musafir.

Setelah bulan Ramadhan usai, qadha utang puasa dapat dilakukan sesuai yang ditinggalkan karena uzur syar’i yang telah disebutkan.

BACA JUGA: Waspada Air Bercampur Lumpur Terjang Wisata Pulau Mas dan Riam Bajandik HST, Pengunjung Diminta Hati-hati

Niat Puasa Qadha Ramadhan

Bagi Anda yang melafadzkan niat, berikut niat qadha puasa:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Tata Cara Melakukan Puasa Qadha Ramadhan Bagi yang Ingat dan Lupa Jumlahnya

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bagi yang ingin mengganti puasa yang tertinggal cara pertama adalah menentukan terlebih dahulu jumlahnya.

Jika tidak ingat atau lupa hitungan harinya, maka bisa mengira-ngira sesuai yang pernah dijalankan puasanya.

“Pertama tentukan dulu jumlahnya, tak bisa saya hitung pak ustadz, bisa, akhil baligh umur berapa, 10, sekarang baru ingat puasa umur berapa? 30,” jelas Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya ditayangkan di kanal youtube Ustadz Menjawab.

Misal 20 tahun selanjutnya menentukan banyaknya jumlah hari puasa dalam satu kali bulan Ramadhan yang tertinggal.