Kepala Desa Ngronggot, Muhamad Kholik Zainal Arifin, menyayangkan peristiwa tragis ini. Ia menegaskan bahwa pihak desa sudah berulang kali memperingatkan warga agar tidak membuat atau menyalakan petasan, baik dalam ukuran kecil maupun besar.
“Kami sudah sering mengingatkan warga, termasuk keluarga korban, untuk tidak membuat atau menyalakan petasan. Namun, imbauan ini tidak selalu diindahkan,” tegas Kholik.
BACA JUGA:Hujan Ringan dan Petir Berpotensi Landa Kalsel Kamis dan Jumat ini
Bahaya Petasan, Pelajaran bagi Orang Tua dan Anak-anak
Tragedi ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya petasan, terutama bagi anak-anak. Orang tua diimbau untuk lebih ketat dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Hindari bermain petasan dan prioritaskan keselamatan keluarga! Kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar kita lebih waspada terhadap benda-benda berbahaya yang bisa mengancam nyawa.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)
editor: nur muhammad







