Di Sini Lokasi Rawan Pencurian Kendaraan Bermotor di Tanah Laut, Begini Modusnya
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak di bulan Ramadhan. Saat menggelar Operasi Jaran Intan 2025, Polres Tanah Laut berhasil mengamankan enam tersangka dengan barang bukti tujuh unit sepeda motor.
Pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa pada Senin (24/03/2024).
Kapolres Tanah Laut, AKBP Muhammad Junaeddy Johnny, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim AKP Arif Sukmo Wibowo, S.I.K., M.H., serta Kasi Humas AKP Hari Setiawan, mengungkapkan bahwa operasi ini berlangsung selama 12 hari, dari tanggal 7 hingga 18 Maret 2025.
Baca juga:Lebih 1.000 Masjid Akan Layani Pemudik di Sepanjang Jalur Jawa Barat, Sediakan Tempat Istirahat Hingga Takjil
"Beberapa lokasi rawan aksi curanmor yang menjadi fokus kami antara lain pasar malam, permukiman warga, serta kos-kosan di Kecamatan Bati-Bati, Pelaihari, Kintap, Jorong, Panyipatan, dan Tambang Ulang.
Kami terus berupaya memberantas tindak kejahatan ini guna menciptakan keamanan bagi masyarakat," jelas Kapolres Tanah Laut.
Kasat Reskrim AKP Arif Sukmo Wibowo juga menambahkan bahwa para pelaku menggunakan berbagai modus dalam melancarkan aksinya.
"Ada yang menggunakan kunci T untuk mencuri kendaraan, sementara ada juga modus penggelapan dengan cara meminjam sepeda motor lalu langsung menjualnya," ujarnya.
Dari hasil pengungkapan kasus ini, keenam tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara serta Pasal 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.
Sebagai langkah lanjutan, Kapolres Tanah Laut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor untuk segera menghubungi Sat Reskrim Polres Tanah Laut melalui nomor layanan 110.
"Bagi warga yang ingin mengklaim kendaraannya, harap membawa dokumen resmi seperti KTP, STNK, dan BPKB. Sementara itu, bagi kendaraan yang masih dalam status kredit, pemilik diminta membawa surat keterangan dari leasing. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak leasing terkait status kendaraan tersebut," imbaunya. (Gazali)
Editor: Erna Djedi