Empat Peristiwa Penting di Bulan Ramadan

Ia menilai, terbuka lebarnya pintu langit tergantung dari perbuatan seorang muslim sendiri.

Kalau umat islam berlomba-lomba beramal yang baik, membangun kebajikan maka saat itu pula pintunya terbuka lebar.

“Artinya, orang itu kalau berbuat baik lebih enak pada bulan ramadan daripada tidak pada bulan ramadan. Karena orang-orang sedang berlomba berbuat kebaikan,” katanya.

Mengenai setan yang dibelenggu di bulan ramadan merupakan majas atau perumpamaan, bukan arti yang sebenarnya.

“Soal setan yang dibelenggu, Ibnu Hajar Al-Asqalani menyebut bahwa itu adalah majas, perumpamaan,” ujarnya.

Terakhir, Muhadjir menerangkan makna malam lailatul qadr, malam yang memberi kebaikan setara dengan seribu bulan dengan meminjam penafsiran Ibnu Katsir.

“Malam lailatul qadr menurut Ibnu Katsir adalah malam pertama kali alquran turun dari lauhul mahfudz ke baitul ihzah. Baitul ihza itu adalah langit dunia. Jadi langit tujuh itu berlapis-lapis dan langit yang berkaitan dengan dunia alam raya ini disebut Baitul ihzah,” terangnya. (Berbagai sumber)