Makanan tersebut disajikan di area buka puasa yang telah ditentukan di masjid, dengan mematuhi standar kesehatan yang ketat untuk memastikan keselamatan jamaah, tambahnya.
Menjelang bulan suci, otoritas tersebut memperkenalkan layanan daring yang dapat digunakan individu, organisasi amal, dan lembaga wakaf untuk menyampaikan permintaan sumbangan makanan berbuka puasa di Masjidil Haram, dilansir SPA. (Berbagai sumber)







