Kim Soo Hyun Berpotensi Digugat Disney+ Ratusan Miliar Jika Knock Off Batal Tayang karena Kasus dengan Kim Sae Ron
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Buntut kasus yang sedang membelitnya karena kematian aktris Kim Sae Ron, aktor Kim Soo Hyun diprediksi bakal menghadapi tuntutan hukum oleh Disney+ terkait drama terbarunya tahun ini.
Para ahli industri hiburan Korea berspekulasi demikian, mengingat karena kasus ini Disney+ berpotensi menggugat sang aktor karena pelanggaran besar kontrak kerja.
Kim Soo Hyun baru-baru ini menyelesaikan syuting drama Knock-Off Season 1 dan sedang mempersiapkan Season 2 bersama dengan lawan mainnya, Kim Ji Won.
Drama tvN, Queen of Tears, yang juga menampilkan Kim Soo Hyun, semakin meningkatkan visibilitasnya.
Dengan perkiraan anggaran produksi sebesar 60 miliar won, Knock-Off Season 1 dijadwalkan bakal dirilis pada paruh pertama tahun ini, diikuti dengan Season 2 pada paruh kedua.
Namun, karena dugaan hubungan asmara masa lalu Kim Soo Hyun dengan Kim Sae Ron muncul kembali, di samping klaim bahwa ia menekannya terkait utang yang timbul dari insiden DUI-nya Kim Sae Ron, Knock-Off sekarang menghadapi potensi penundaan.
Awalnya, tim produksi Knock-Off telah menyatakan pada tanggal 12 Maret bahwa syuting untuk Season 2 akan berjalan sesuai rencana, setelah Kim Soo Hyun menyangkal tuduhan tersebut.
Namun saluran YouTube Garosero Research Institute (HOVERLABS) mengintensifkan serangannya, dengan merilis foto-foto pribadi Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron.
Tekanan ini membuat agensi Kim Soo Hyun, Gold Medalist, merevisi pernyataannya pada tanggal 14 Maret 2025, yaitu mengakui bahwa hubungan mereka dimulai setelah Kim Sae Ron mencapai usia dewasa.
Lalu, dilansir Allkpop pada Rabu (19/3/2025), di tanggal 17 Maret, keluarga Kim Sae Ron memperumit masalah dengan mengungkapkan kutipan dari buku harian pribadinya, yang diduga mendokumentasikan hubungan mereka sejak tahun 2015, saat ia masih di bawah umur.
Sebuah foto penggemar tahun 2017 yang menunjukkan keduanya bersama di dekat kediaman Kim Soo Hyun juga memicu kecurigaan bahwa aktor tersebut memberikan pernyataan palsu.
BACA JUGA: VIRAL AKSI Jelang Sahur! Remaja di Balangan Gelar "Adu Bukah", Apa yang Diperebutkan?
Seiring dengan semakin dalamnya kontroversi ini, spekulasi berkembang bahwa Disney+ mungkin akan mengambil tindakan hukum terhadap Kim Soo Hyun karena melanggar “klausul moralitas” dalam kontraknya.
Kontrak hiburan biasanya mencakup ketentuan yang mengharuskan selebriti menjaga citra publik yang positif, karena reputasi mereka secara langsung memengaruhi produksi dan nilai merek.
Knock-Off yang memiliki anggaran 60 miliar won, bayaran per episode Kim Soo Hyun diperkirakan antara 500 juta-800 juta won yang jika ditotal untuk 8 episode bayarannya mencapai lebih dari 5 miliar won.
Jika Disney+ menuntut ganti rugi untuk penundaan produksi atau kegagalan rilis, ia dapat bertanggung jawab atas kompensasi di luar biaya penampilannya.
Mengingat denda pelanggaran kontrak dapat mencapai 20-30% dari anggaran produksi, Disney+ berpotensi menuntut ganti rugi hingga ratusan miliar won.
Banyak pihak kemudian membandingkan kasus ini Kevin Spacey, yang menghadapi pertarungan hukum serupa setelah diberhentikan dari 'House of Cards' di Netflix karena tuduhan pelecehan seksual.
Netflix menuntut ganti rugi, dan pengadilan AS memerintahkan Spacey untuk membayar $30 juta.
Beban keuangan ini memaksanya untuk melikuidasi aset-asetnya, dan dia kemudian mengakui dalam sebuah wawancara tahun 2018 bahwa dia hampir bangkrut.
Orang dalam industri hiburan Korea berkomentar, seperti Netflix, Disney+ adalah pembangkit tenaga listrik OTT global.
"Jika mereka memutuskan bahwa skandal Kim Soo Hyun telah menyebabkan kerugian finansial, mereka kemungkinan besar akan mencari solusi hukum. Tanggapannya dalam beberapa hari mendatang akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasilnya,” kata sumber tersebut.
Dengan reputasi dan karir Kim Soo Hyun yang dipertaruhkan, semua mata tertuju pada langkah selanjutnya dalam kasus ini dan bagaimana Disney+ akan menanggapinya. (yayu)
Editor: Yayu