AWAS! Akhir Maret Banjir Rob Ancam Jakarta, Ini Pemicunya

“Melakukan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), karena dampak fenomena ini dapat semakin besar apabila disertai cuaca buruk di wilayah pesisir,” ujar Isnawa.

Dia menyebutkan, OMC dilakukan selama 10 hari dari 11 Maret 2025. Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Jawa Barat.

“Untuk memastikan sinergi dalam pelaksanaan modifikasi cuaca ini,” kata Isnawa.

Dia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan peringatan dini terkait potensi banjir rob kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan. Seperti wilayah yang berada di pesisir Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.

“BPBD DKI Jakarta juga menyiagakan personel dan peralatan, seperti perahu karet di lokasi-lokasi rawan banjir rob untuk memastikan respons cepat saat terjadi genangan,” ucapnya.

Baca Juga: Menteri Supratman Pastikan tak Ada Obrolan Reshuffle saat Kumpul di Hambalang
Tidak hanya itu, Isnawa menyebut, pihaknya juga akan menyiapkan layanan kedaruratan selama siaga banjir rob.

“BPBD juga menyiagakan layanan call center Jakarta Siaga 112 yang beroperasi 24 jam untuk menangani kejadian kedaruratan termasuk dampak banjir rob,” ujarnya. (Berbagai sumber)