Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN: Pilihan Tepat atau Balas Jasa Politik?

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Keputusan mengejutkan datang dari PT Produksi Film Negara (PFN) yang resmi menunjuk Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama (Dirut). PFN merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di industri perfilman. Namun, alasan pemilihan Ifan sebagai pucuk pimpinan perusahaan ini masih menjadi tanda tanya besar.

Dilansir dari Inilah.com, publik mempertanyakan rekam jejak Ifan dalam dunia film, mengingat ia lebih dikenal sebagai musisi. Pria kelahiran Yogyakarta, 16 Maret 1983 ini mengawali karier sebagai vokalis band Seventeen sebelum mencoba peruntungan sebagai solois dengan album Masih Harus Di Sini (2022). Ia juga sempat terjun ke dunia akting lewat film Sukep: The Movie.

Dari Nyanyi Bareng Ajudan Prabowo hingga Kursi Dirut PFN

Selain kariernya di dunia musik, Ifan juga sempat berkolaborasi dengan Rizky Irmansyah, yang dikenal sebagai Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto. Lagu Pernah di Sana (2024) yang mereka bawakan bersama disebut-sebut mengandung pesan inspiratif tentang perjuangan dan keteguhan.

Dalam unggahan di media sosial, Ifan memuji Rizky sebagai sosok bertalenta dengan suara merdu. Kolaborasi ini pun menimbulkan spekulasi mengenai kedekatan Ifan dengan lingkaran kekuasaan.

BACA JUGA:Peringatan Hari Musik Nasional ke-12, Kemenekraf: Musik Penggerak Utama Sektor Okonomi Kreatif

Pendidikan dan Karier Politik Ifan Seventeen

Latar belakang pendidikan Ifan juga menjadi sorotan. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (2001–2005), yang tidak memiliki hubungan langsung dengan industri perfilman.