“Kami percaya bahwa visi dan misi tersebut mencakup hal-hal utama yang dibutuhkan oleh masyarakat Kalsel untuk menuju Kalsel yang lebih maju, religius, dan berdaya saing tinggi,” ucap Alpiya.
Sebagai bentuk kontribusi DPRD Kalsel untuk pencapaian visi dan misi tersebut, secara gamblang disampaikan Alpiya, bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD diharapkan secara serius ditindaklanjuti oleh Pemprov Kalsel.
“Tentu, harapan dari pembahasan RPJMD kali ini dari Pemerintah Provinsi Kalimamtan Selatan bisa mengakomodir usulan-usulan dari pokir-pokir DPRD yang diserap melalui reses-reses Anggota DPRD secara keseluruhan,” pintanya.
Usulan-usulan masyarakat yang terserap melalui reses sebagian besar masih didominasi pada peningkatan infrastuktur jalan, jembatan dan saluran irigasi.
Sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan seperti ketersediaan pupuk bersubsidi.
Termasuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, SDM dan keagamaan.
“Itulah yang kami sampaikan ke Pemerintah Daerah untuk segera ditindaklanjuti. Bahwa dalam hal pembangunan, dalam perencanaan ini bukan hanya berasal dari eksekutif tapi dari legislatif juga memounyai peran yang penting supaya pembangunan ini terarah”, pungkas politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini. (Erna Djedi/hms)







