WARTABANJAR.COM – Gerhana bulan total akan menghiasi langit di tengah bulan Ramadan, tepatnya pada 13–14 Maret 2025. Fenomena langka yang pertama kali terjadi sejak 2022 ini menjanjikan pemandangan spektakuler, di mana bulan akan terlihat merah selama 65 menit, sering disebut sebagai "bulan darah" atau "blood moon." Namun, pemandangan "blood moon" hanya akan terlihat dari sebagian sisi Bumi pada malam hari. Jadwal dan Tahapan Gerhana Mengutip laporan dari Space.com pada Minggu (9/3/2025), titik gerhana terbesar akan terjadi di Samudra Pasifik. Berikut adalah rincian fase-fase gerhana yang dapat disaksikan, berdasarkan waktu Eastern Daylight Time (EDT): Fase Penumbra: Bulan memasuki bayangan luar Bumi dan kehilangan kecerahannya. Waktu: 23.57 – 01.09 EDT. Fase Parsial: Bulan mulai memasuki bayangan umbra yang lebih gelap dan berubah warna. Waktu: 01.09 – 02.26 EDT. Fase Totalitas: Seluruh bulan berada di dalam umbra Bumi, menghasilkan tampilan "blood moon." Waktu: 02.26 – 03.31 EDT. BACA JUGA:2 Gerhana Bakal Terjadi Selama Bulan Puasa Ramadhan 1446 Hijriyah atau Maret 2025 Fase Parsial (Keluar): Bulan mulai keluar dari bayangan umbra. Waktu: 03.31 – 04.47 EDT. Fase Penumbra (Keluar): Bulan sepenuhnya keluar dari bayangan, kembali ke kecerahan normal. Waktu: 04.47 – 06.00 EDT. Lokasi Terbaik untuk Menyaksikan Gerhana Amerika Utara: Seluruh fase gerhana dapat diamati di 50 negara bagian AS, termasuk Alaska, Hawaii, Kanada, dan Meksiko. Amerika Selatan: Negara-negara seperti Brasil, Argentina, dan Chili akan menyaksikan gerhana secara penuh. Eropa: Wilayah barat seperti Spanyol, Prancis, dan Inggris dapat melihat gerhana sebelum bulan terbenam pada pagi hari tanggal 14 Maret. Afrika: Negara di Afrika Barat, seperti Maroko dan Senegal, juga berkesempatan menyaksikan fase totalitas. Oseania: Selandia Baru dapat melihat fase akhir gerhana saat bulan terbit. Kenyamanan dan Keamanan Menyaksikan Gerhana Berbeda dengan gerhana matahari, menyaksikan gerhana bulan adalah aktivitas yang aman dan dapat dilakukan secara langsung tanpa alat pelindung khusus. Fenomena ini berlangsung selama beberapa jam, sehingga penikmat langit dapat menikmati keindahan alam yang luar biasa ini dalam suasana Ramadan yang penuh berkah. Pastikan Anda mencatat jadwal dan lokasi terbaik untuk menyaksikan fenomena langka ini, karena gerhana bulan total di pertengahan Ramadan merupakan momen spesial yang patut disaksikan. Selamat menikmati keindahan alam dan semoga Ramadan Anda penuh dengan berkah dan kedamaian!(Wartabanjar.com/Inilahkalsel.com) editor: nur muhammad