1. Peningkatan Sarana Pendidikan: Pembangunan dan/atau perbaikan gedung serta fasilitas pendukung sekolah guna mempercepat wajib belajar 13 tahun—1 tahun prasekolah dan 12 tahun pendidikan formal (SD, SMP, SMA atau sederajat).
  2. Peningkatan Kualitas SDM: Kerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan dunia usaha untuk mencetak serta meningkatkan kualitas guru, tenaga pendidik, dan pekerja yang siap pakai sesuai kebutuhan industri.
  3. Pengembangan Infrastruktur: Pembangunan konektivitas melalui perbaikan jalan, jembatan, irigasi, dan pelayanan kesehatan primer, serta pembangunan fasilitas penunjang pangan guna mendukung program makan bergizi gratis dan penuntasan stunting.
  4. Peningkatan Pelayanan Kesehatan: Pemenuhan tenaga dan fasilitas kesehatan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.
  5. Penanggulangan Kemiskinan: Penuntasan kemiskinan ekstrem dan pengurangan kemiskinan absolut, serta penanganan dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan seperti orang terlantar, ODGJ, disabilitas mental, dan lansia.
  6. Optimalisasi Sumber Daya Alam: Tata kelola dan kerjasama dalam pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, pengembangan industri, peningkatan investasi, dan pendapatan asli daerah (PAD).
  7. Reformasi Perencanaan dan Fiskal: Pengembangan smart government serta penguatan kapasitas aparatur daerah yang berkarakter melayani dan sederhana melalui reformasi perencanaan dan fiskal/keuangan daerah.