Terobosan Kemenag: Terbitkan Juknis Orientasi Santri Baru, Pengaturan Masa Ta’aruf

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Masa ta’aruf atau orientasi santri baru di pesantren memiliki peran krusial dalam membantu santri beradaptasi dengan lingkungan baru. Untuk mengoptimalkan proses tersebut, Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Ta’aruf Mahasantri/Santri Pondok Pesantren.

Direktur Pesantren Basnang Said seperti dikutip dari kemenag.go.id menjelaskan bahwa tahap awal kedatangan santri baru merupakan fase penting, tidak hanya bagi para santri, tetapi juga bagi keluarga mereka. Pada tahap ini, santri akan memasuki dunia yang baru, dengan sistem dan norma yang berbeda dari lingkungan sebelumnya.

“Karena itu, pengaturan pelaksanaan masa ta’aruf sangat diperlukan agar proses adaptasi berjalan optimal dan santri dapat mengenal lingkungan pesantren secara menyeluruh,” ujar Basnang Said di Jakarta, Jumat (7/3/2025).