Lebih lanjut, Maryani menyampaikan bahwa aplikasi Monjaki kini mendapat perhatian besar dan dukungan penuh dari Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel.
Apalagi aplikasi ini merupakan inovasi yang telah dibuat oleh Dinas PUPR.
“Aplikasi MONJAKI menjadi alat yang sangat penting, oleh karena itu kami meminta agar seluruh admin selalu memastikan kelancaran penginputan setiap bulannya,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh admin yang hadir untuk memberikan saran dan masukan terkait pengembangan aplikasi Monjaki.
Lalu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data proyek konstruksi dan mempercepat proses evaluasi dalam rangka mendukung pembangunan yang lebih efisien dan transparan di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kami sangat menghargai masukan dari seluruh admin untuk memastikan aplikasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar dalam proses monitoring dan evaluasi proyek konstruksi di Kalsel,” tutup Maryani. (Erna Djedi)







