WARTABANJAR.COM – Jay Idzes dan lini belakang Venezia telah menunjukkan soliditas yang mengesankan, sehingga kini pelatih Venezia tinggal mengasah produktivitas lini serang agar tim dapat bangkit dari tren negatif. Kesolidan pertahanan Venezia terbukti dalam dua laga terakhir. Di bawah asuhan Eusebio Di Francesco, Venezia berhasil meraih clean sheet melawan dua tim kuat Liga Italia. Setelah menahan gempuran Lazio dengan skor 0-0, anak asuh Di Francesco kembali tampil impresif dengan hasil serupa di kandang Atalanta. Prestasi ini semakin berarti mengingat perbedaan posisi yang amat jauh di klasemen. Dalam upaya menutupi cederanya kiper Filip Stankovic, Di Francesco mengandalkan pemain pinjaman dari Inter Milan, Ionut Radu. Sektor tiga bek sentral kini dipimpin oleh kapten Jay Idzes yang berperan sebagai palang pintu utama, dengan dukungan dari dua rekrutan baru, Fali Cande dan Alessandro Marcandalli. Di lini bek, Marcandalli bergantian tugas dengan pemain lama, Joel Schingtienne, menghasilkan kombinasi yang telah terbukti membawa hasil steril melawan Lazio dan Atalanta. Setelah menemukan kestabilan di lini belakang, fokus kini beralih pada sektor penyerangan. Venezia masih berkutat di peringkat ke-19, tepat dua terbawah klasemen, dengan total 18 poin yang hanya unggul empat poin dari juru kunci Monza dan lima poin dari zona aman terdekat. Tim Arancioneroverdi kesulitan mencetak gol, dengan empat partai beruntun tanpa bisa menjebol gawang lawan, yakni melawan AS Roma (0-1), Genoa (0-2), serta Lazio (0-0) dan Atalanta (0-0). Kehilangan bomber andalan pasca kepergian Joel Pohjanpalo, dua penyerang tengah, Daniel Fila dan Mirko Maric, masih memerlukan waktu adaptasi sejak direkrut pada Januari. “Saat Anda datang ke Bergamo dan membukukan tiga peluang bersih untuk mencetak gol, Anda harus mengeksploitasinya,” ujar Di Francesco. “Sepak bola terdiri atas detail-detail, dan kami harus memperbaikinya dengan kesabaran. Seharusnya kami bisa lebih jernih dalam membuat pilihan, dan saya pun harus memberikan pujian kepada para pemain. Kami juga telah memperbaiki kinerja tim. Anak-anak telah melakukan interpretasi permainan dengan sangat baik, namun saya ingin membawa pulang beberapa poin karena penampilannya sudah bagus.” Misi Venezia untuk keluar dari tren negatif semakin menantang, dengan laga tandang ke Como pada 8 Maret 2025 dan pertandingan melawan runner-up klasemen Napoli yang akan digelar di kandang pada 16 Maret 2025.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad