WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Saat ini Kalimantan Selatan masih di musim hujan, yang terkadang bisa mengandung petir dan kilat.
Suara petir yang nyaring dan menggelegar di langit terkadang membuat terkejut, bahkan menakutkan.
Belum lagi, efeknya sangat berbahaya jika mengenai benda atau makhluk hidup, bisa menyebabkan tersetrum bahkan kematian.
Ketika mendengar petir, Islam sudah mengatur tentang cara ketika guntur terdengar di langit.
Ada zikir khusus yang bisa diucap saat mendengar Guntur atau petir di langit.
Agar tak hanya terkejut ketika mendengarnya, namun juga bisa mendatangkan pahala, Nabi Muhammad mengajarkan kita caranya melalui doa dan zikir.
Mengutip postingan ceramah Ustadz Khalid Basalamah, Jumat (28/2/2025), begini kalimat zikir yang sering diucapkan oleh para sahabat Nabi Muhammad ketika mendengar guntur atau petir:
Zikir Ketika Mendengar Petir/Guntur
Petir adalah salah satu tanda kebesaran Allah ﷻ yang seharusnya mengingatkan kita untuk bertakwa kepada-Nya.
Para sahabat Nabi ﷺ memiliki kebiasaan berzikir ketika mendengar petir.
Abdullah bin Zubair radhiyallahu ‘anhuma mengucapkan:
سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالمَلآئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ
Dibacanya: Subhaanalladzii yusabbihur ro’du bihamdihi walmalaaikatu min khiifatihi)
Artinya: “Maha Suci Allah yang telah menjadikan petir bertasbih dengan memuji-Nya, demikian pula para malaikat karena takut kepada-Nya.” (HR Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 723, dinilai shahih oleh Syaikh Albani).
BACA JUGA: Cuaca di Kalsel Berawan Tebal, BMKG: Pengamatan Hilal Menjadi Sulit
Sementara itu, Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma membaca:
سُبْحَانَ الَّذِيْ سَبَّحْتَ لَهُ
Dibaca: Subhaanalladziii sabbahta lahuu
“Maha Suci Allah yang engkau (petir) bertasbih untuk-Nya.” (HR Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 722, dinilai hasan oleh Syaikh Albani).
“Marilah kita membiasakan diri berdzikir saat mendengar petir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah ﷻ dan tanda ketakwaan kepada-Nya. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita hamba yang selalu mengingat-Nya dalam setiap keadaan,” ujar Ustadz Khalid Basalamah di postingan itu.







