10 Ton Jagung Dipanen Kapolda Kalsel di Cempaka

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengapresiasi adanya panen jagung ini.

Menurutnya, ini merupakan kerjasama yang luar biasa. Dimana, para petani jagung dapat mendapatkan keuntungan sebelum jagung- jagung tersebut masuk ke dalam pabrik.

“Saya melihat kondisi ini sangat membantu sekali bagi kita semua dan petani sudah tahu bahwa penanaman jagung dengan harga Rp5.500 sangat menjanjikan,” jelas Syamsir.

Disinggung soal program swasembada pangan yang dilakukan Polda Kalsel, Syamsir menyebut hal tersebut merupakan hal yang luar biasa. Karena, melakukan penanaman jagung di lahan basah dan rawa.

“Mereka Polri bersama jajaran semua ikut untuk mengejar Swasembada Pangan yang empat tahun sudah harus dikejar. Awal 2026 kita sudah tidak lagi import beras dan tidak import jagung, ini sudah kebutuhan pokok,” paparnya.

Ia berharap, ke depan adanya penanaman ini dapat membantu semua pihak. Baik itu petani, hingga masyarakat Kalsel pada umumnya. (IKhsan)

Editor Restu