Tantangan Veda Ega di Moto3 Hungaria, Sirkuit Balaton Park Memihak Motor Eropa
WARTABANJAR.COM - Jumat (5/6/2026) ini balapan Moto3, Moto2 dan MotoGP Hungaria 2026 mulai berlangsung di Sirkuit Balaton Park.
Pembalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama pun akan kembali memperlihatkan aksinya untuk bisa "naik podium" juara Moto3 Hungaria 2026.
Kepercayaan diri Veda Ega bertambah, setelah dirinya masuk 4 besar klasemen Moto3 2026, pasca-pembalap Brian Uriarte terkena sanksi pemotongan 13 poin saat berlomba di Moto3 Catalunya 2026 beberapa Waktu lalu.
Veda Ega pun Kembali menduduki puncak klasemen rookie (pendatang baru) Moto3 2026.
Tak hanya itu, pembalap asal Yogyakarta berusia 17 tahun itupun memilih datang lebih awal ke Hungaria agar bisa mempelajari karakter Sirkuit Balaton Park.
Ia rela menempuh perjalanan darat sejauh 975 kilometer melewati beberapa negara di Kawasan Eropa Tengah, seusai Moto3 Mugello Italia, pekan lalu.
Veda Ega memang belum pernah merasakan balapan di Sirkuit Balaton Park.
Baca Juga: Berkah Veda Ega Jelang MotoGP Hungaria Hari Ini, 4 Besar Moto3 2026 dan Teratas Klasemen Rookie
Baca Juga: Ambisi Besar Pembalap Malaysia Hakim Danish Kalahkan Lagi Veda Ega di Moto3 Hungaria 2026
Sirkuit yang diresmikan pada 2023 ini berada dekat Danau Balaton di Balatonfőkajár, sekira 160 kilometer dari Ibu Kota Hungaria, Budapest.
Dari Budapest harus menempuh perjalanan darat selama 1 jam untuk sampai ke Sirkuit Balaton Park.
Sirkuit tempat berlangsungnya Moto3, Moto2 dan MotoGP Hungaria 2026 ini memiliki panjang 4,115 km dengan 16 tikungan.
Ada tantangan bagi para pembalap terutama yang menggunakan motor pabrikan Jepang dan Honda bila adu cepat di Balaton Park.
Termasuk Veda Ega yang tergabung dalam Honda Team Asia.
Yakni, anggapan Sirkuit Balaton Park "memihak" pada motor pabrikan Eropa, seperti KTM, Ducati, Aprilia.
Anggapan ini muncul karena pada MotoGP 2025 kemarin, podium dikuasai oleh para pembalap dari pabrikan Eropa.
Pada kelas MotoGP, juara 1, 2 dan 3 saat itu adalah Marc Marquez dari Ducati Lenovo lalu Pedro Acosta (Red Bull KTM) dan Marco Bezzechi (Aprilia Factory).