Jelang Ramadan Umat Islam Diajak Doakan Orang Tua dan Guru yang Telah Wafat

Ia mengibaratkan orang tua yang tidak pernah didoakan anaknya seperti pengemis di alam barzakh, menunggu doa dari anak-anak mereka.

“Pada hari Jumat, mereka berkumpul, menunggu hari Jumat itu, karena pada hari Jumat itu ada doa yang harus dibaca oleh khatib. Dalam khutbah kedua, ya Allah ampunilah orang-orang Muslim laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat,” tuturnya.

Menjelang Ramadan, Nasaruddin Umar berharap umat Islam dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, sedekah, serta doa untuk keluarga dan guru-guru yang telah berpulang.

“Saya mohon kepada kita semua, apapun kesibukan kita, mari menjadikan Ramadan itu satu-satunya bulan untuk menanam akhirat. Apa yang kita tanam hanya itu yang kita akan panen,” pungkasnya.

Acara pengajian juga diisi ceramah oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Muchlis M Hanafi. Turut hadir, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga tokoh-toloh penting lainnya. (Berbagai sumber)