“Ada penghematan untuk pembelian lahan karena bisa pinjam pakai,” jelasnya.
Meski demikian, Dadan memastikan bahwa efisiensi anggaran tersebut tidak akan berdampak pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Pemangkasan hanya terjadi pada pengadaan lahan, sementara anggaran utama tetap berjalan sesuai rencana.
Dengan kebijakan ini, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran dalam meningkatkan gizi masyarakat di seluruh Indonesia.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)
editor: nur muhammad







