NGERI! Preman Bersenjata Tajam Ngamuk di Hadapan Anak TK, Tampar Guru dan Rusak Alat Marching Band
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TANGERANG SELATAN – Kejadian menakutkan terjadi di kawasan Permata Pamulang, Tangerang Selatan, saat dua preman bersenjata tajam mengamuk di depan anak-anak taman kanak-kanak (TK). Mereka menodongkan senjata, meminta uang, bahkan menampar seorang guru!
Ngamuk di Tengah Anak TK
Peristiwa ini terjadi Jumat (14/2/2025) sore ketika sekelompok anak TK sedang latihan marching band. Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, mengungkapkan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat itu, seorang pria berinisial NH mendatangi lokasi dan meminta uang kepada para guru yang mendampingi latihan. Namun, permintaan tersebut ditolak.
"Ketika tidak diberi uang, NH marah sambil berkata ‘Gua pecahin kepala lo’ kepada korban," ujar Dhady, Sabtu (15/2/2025).
Tidak terima ditolak, NH lantas memanggil rekannya, SM, yang menunggu di parkiran. Keduanya kembali ke lokasi dan kembali memaksa meminta uang.
Guru Ditampar, Senjata Tajam Ditodong ke Murid dan Guru
Saat permintaan mereka tak digubris, NH menjadi semakin brutal! Dia langsung menampar seorang guru pendamping hingga korban mundur ketakutan.
Tak berhenti di situ, SM kemudian mengeluarkan senjata tajam dan mengancam guru serta anak-anak TK yang ada di lokasi.
"Mau jadi jagoan lo semua? Gua hajar lo!" bentak SM sambil menodongkan senjata tajam.
Melihat situasi yang semakin mencekam, saksi-saksi yang berada di lokasi langsung berteriak minta tolong. NH yang semakin beringas bahkan menendang dan merusak alat marching band, termasuk bass drum.
Dibekuk Polisi
Setelah gagal mendapatkan uang, kedua pelaku kabur meninggalkan lokasi. Namun, Unit Reskrim Polsek Cisauk dan Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan bergerak cepat dan menangkap mereka dalam waktu kurang dari 24 jam!
"Iya, pelaku sudah kami amankan pada Jumat malam di sekitar lokasi," tegas AKP Dhady Arsya.
Saat ditangkap, NH dan SM tidak melakukan perlawanan. Kini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Cisauk.
Viral di Medsos: Preman Pakai Seragam Ormas Bawa Sajam
Kejadian ini pun viral di media sosial setelah sebuah video beredar luas. Dalam video tersebut, tampak seorang pria berseragam ormas memegang pisau dan mengancam guru di depan murid-murid TK yang ketakutan.
Korban utama yang diancam diketahui bernama Braja Dirgantara (20), seorang guru pendamping TK. Ia dan rekan-rekannya tetap teguh menolak permintaan uang para pelaku.
Aksi premanisme ini menuai kecaman luas. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman berat kepada pelaku.
"Kami pastikan pelaku akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku," tutup Dhady.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad