Dengan begitu, petani bisa mendapatkan keuntungan di musim panen tahun ini.
“Oleh karena itu pak bupati, kepala desa, dan pendamping desa kita kawal bareng-bareng harus dibeli Rp6.500,00,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin mengaku bangga dan senang atas kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan untuk meninjau dan melihat langsung lahan pertanian di Kalimantan Selatan yang nanti akan panen raya pada bulan Maret mendatang.
”Alhamdulillah Pa Menko berhadir, dan Desa Danda Jaya, Kabupaten Batola bisa panen raya pada Maret mendatang yang mana sesuai dengan waktu kita tanam kemarin,” ucapnya.
Disamping itu, menurutnya dengan adanya kontrak serapan gabag Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500,00 dapat menjadi semangat para petani untuk semaksimal mungkin menjaga ketahanan pangan terlebih Batola menjadi andalan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai surplus beras.
”Mudah-mudahan petani terus semangat dan Kalsel tetap surplus dengan adanya program di Batola yaitu optimalisasi lahan dengan peningkatanan tanam satu kali menjadi 2 kali,” pungkasnya.
Untuk diketahui kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPR RI yaitu Khairul Saleh, Endang Agustina dan Sudian Noor dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, Pj Bupati Barito Kuala, Dinansyah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batola, Harmuni dan perwakilan TNI/Polri. (MC Kalsel)
Editor Restu







