Pedagang dan Ojek di Pasar Gambut Keluhkan Penghasilan Menurun Akibat Banjir
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Tak hanya rumah penduduk, fasilitas pendidikan, dan keagamaan yang terendam banjir, tetapi pasar Gambut di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar juga ikut terdampak.
Pantauan di lapangan, tampak Pasar Gambut masih ada sebagian yang terendam banjir karena air menggenang.
Seorang pedagang, Farhan, mengatakan di beberapa titik pasar Gambut kedalaman banjirnya sekitar selutut orang dewasa sejak tiga minggu lalu.
"Akibatnya, penjualan sembako mengalami penurunan pendapatan atau sepi pembeli, serta terkadang banyak orang yang mengira dari luar bahwa pasar tutup padahal tetap buka toko sembakonya," ucap Farhan, Minggu (02/02/2025).
Kalau hujan deras sampai 2 jam tidak berhenti juga dan mengakibatkan banjir di pasar itu, biasanya cuma sebentar karena besoknya sudah kembali surut lagi.
BACA JUGA: TERUNGKAP Lokasi Persembunyian Pembunuh Kepala Sekolah di HST, Ingin Menyerah Tapi
Fahran berharap, pasar tersebut dapat dikelola dengan baik agar saluran drainase dapat berfungsi baik juga untuk mengurangi banjir.
"Selain mengelola got dengan baik, jalan di pasar juga ditinggikan dengan semen untuk menghindari air tergenang," harapnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh tukang ojek di Pasar Gambut, Jainal.
Ia mengeluh pendapatannya menurun karena banjir.
"Kalau terendam banjir begini, ojek menjadi turun pendapatan karena sepi pengunjung pasar serta angkut barang di dalam juga tidak ada lagi," ucap Jainal. (Riska)
Editor: Yayu