Petani Gagal Panen Akibat Banjir di Kalsel Akan Dapat Bantuan Bibit

Ia menjelaskan, jika ada 5 ribu yang mengalami puso atau gagal panen akibat banjir yang mestinya bisa panen 4 ton perhektar maka ada sekitar 20 ribu ton yang akan hilang.

”Kalau 20 ribu ton yang hilang, itu adalah satu kali musim yang hilang tanam. Untuk itu, ini setelah surut kembali kita harus cepat tanam kembali untuk mengejar sisa waktu untuk mereka agar bisa penen kembali,” katanya.

Syamsir menuturkan, sesuai arahan Menteri Pertanian agar dapat segera mengidentifikasi dan mengamankan yang siap panen pada saat kondisi seperti saat ini.

”Jadi nanti berarti PPL dan PUPT, saya minta memonitor untuk mengamankan tanaman yang sekiranya bisa diselamatkan,” ucapnya.

Melalui bantuan benih dan bibit bagi para petani ini, Syamsir berharap dapat menjadi dan memunculkan semangat dan kepercayaan diri para petani agar terus menanam, menanam dan menanam.

”Kita tumbuhkan kepercayaan warga untuk menanam kembali pasca banjir. Kalau mereka bertanya jika banjir lagi bagaimana pa, kita akan bantu lagi. Jadi seperti itu, jangan khawatir,” pungkasnya. (MC Kalsel)

Editor Restu