Waspada Penyebaran Flu Burung, Amerika Catat Kematian Pertama H5N1

Beberapa tindak lanjut utama yang juga disorot dalam rapat ini adalah testing dan surveilans pada hewan mamalia serta satwa liar, dan peningkatan surveilans influenza pada pekerja peternakan sebagai bagian dari mitigasi ancaman flu burung.

Selain itu, mitra pembangunan seperti Food and Agriculture Organization (FAO), World Health Organization (WHO), Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Indonesia, serta asosiasi-asosiasi profesi turut diundang untuk memberikan informasi terkini dan masukan dalam penyusunan rencana aksi nasional.

Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas dan Ketahanan Kesehatan Kemenko PMK, Nancy Dian Anggraeni, menambahkan bahwa penguatan regulasi, kesiapan sumber daya manusia lintas sektor, serta pendanaan preventif dan deteksi dini sangat penting untuk mencegah potensi pandemi flu burung.

“Dengan demikian, kejadian luar biasa dan wabah flu burung pada 2005-2017, dengan angka kematian pada manusia yang tinggi (87 persen), tidak terjadi lagi, demikian pula pandemi dapat dicegah dan/atau dimitigasi,” ujar Nancy.(atoe/ip)

Editor Restu